SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar Wisuda Periode Juli 2026. Sebanyak 1.065 wisudawan dari berbagai fakultas resmi dikukuhkan di Pelataran Menara Pinisi, Selasa (14/7/2026).
Prosesi yang orang tua dan keluarga wisudawan menjadi istimewa karena 764 lulusan atau 71,74 persen di antaranya berhasil meraih predikat cumlaude.
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, mengatakan wisuda kali ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-65 UNM yang mengusung tema “65 Tahun Mengabdi, Tangguh, Inovatif, Berdampak bagi Negeri.”
Baca Juga : Prof Hasmyati Angkat Peran AI dalam Pelestarian Olahraga Rakyat di Forum Internasional
Menurutnya, tema tersebut mencerminkan komitmen UNM dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mampu berinovasi, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Ilmu itu bukan untuk diri sendiri. Ilmu harus memberikan dampak dan manfaat yang luas bagi masyarakat dan negeri. Karena itu, kami berharap para lulusan terus berinovasi di mana pun mereka berkarya,” kata Farida.
Ia mengungkapkan, persentase lulusan cumlaude pada wisuda kali ini merupakan capaian yang membanggakan. Sebanyak 764 wisudawan dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude. Sementara mayoritas wisudawan terbaik mampu menyelesaikan masa studi kurang dari empat tahun.
Baca Juga : PINTU Goes to Campus di UNM, Edukasi Mahasiswa Soal Investasi Aset Kripto
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dan dukungan para alumni. Ini angka yang fantastis dan menjadi kebanggaan kita bersama,” ujarnya.
Prof Farida menambahkan, dengan tambahan 1.065 lulusan tersebut, jumlah alumni UNM kini mencapai 179.244 orang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Menurutnya, alumni UNM telah memberikan kontribusi di berbagai sektor dan menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa.
Baca Juga : Sosialisasi Pelaksanaan PDLN, Rektor UNM Tekankan Lebih Selektif Berdasarkan Urgensi dan Kebutuhan
Pada wisuda kali ini, UNM juga memberikan penghargaan kepada para wisudawan terbaik. Untuk jenjang doktor, Dr. Usman meraih IPK sempurna 4,00 dengan masa studi 2 tahun 8 bulan. Sementara lulusan terbaik program magister, Nasrul, S.Pd., M.Pd., juga memperoleh IPK 4,00 hanya dalam waktu 1 tahun 8 bulan, disertai publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi internasional.
Di tingkat sarjana, sejumlah lulusan terbaik dari berbagai fakultas mencatatkan IPK mendekati sempurna dengan rata-rata masa studi di bawah empat tahun. Menurut Farida, capaian tersebut sejalan dengan target efisiensi masa studi yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Dalam kesempatan itu, Farida juga mengumumkan peluncuran Program Fast Track, yang memungkinkan mahasiswa berprestasi menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister dalam waktu lima tahun. Mahasiswa dengan IPK minimal 3,51 pada program studi terakreditasi unggul dapat mengikuti program tersebut dengan insentif keringanan biaya pendidikan sebesar 50 persen.
Baca Juga : VIDEO: Penampakan Fasilitas Kampus UNM Rusak Akibat Bentrokan
Selain itu, UNM kembali mencatatkan berbagai capaian institusional. Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) resmi meraih Akreditasi Unggul berdasarkan keputusan LAMDIK tertanggal 8 Juli 2026. Universitas juga berhasil menjadi Terbaik I Kategori Kolaborasi Kelembagaan pada Program KOSABANGSA Kemendiktisaintek serta memperluas kolaborasi riset internasional dengan sejumlah perguruan tinggi dunia.
Prof Farida juga mengingatkan para wisudawan agar tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar. Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar bekal memasuki dunia kerja, melainkan proses yang berlangsung sepanjang hayat.
“Teruslah belajar, jaga integritas, dan jadilah alumni UNM yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar