Logo Sulselsatu

Menteri Investasi Rosan Roeslani Puji Praktik Pertambangan Berkelanjutan PT Vale di Morowali

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 23 Juli 2026 14:51

Menteri Investasi Rosan Roeslani saat mengunjungi area operasional PT Vale di Morowali. Foto: Istimewa.
Menteri Investasi Rosan Roeslani saat mengunjungi area operasional PT Vale di Morowali. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MOROWALI – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan P. Roeslani mengapresiasi penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (Environmental, Social, and Governance/ESG) yang dijalankan PT Vale Indonesia Tbk di proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.

Apresiasi tersebut disampaikan Rosan saat mengunjungi kawasan operasional PT Vale di Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (22/7/2026).

Sebelumnya, Rosan juga menghadiri seremoni kedatangan autoclave, peralatan utama proyek High Pressure Acid Leaching (HPAL) Sambalagi.

Baca Juga : Dari Air Limpasan Tambang ke Air Terolah, Menelusuri Peran LGS PT Vale

Dalam kunjungan itu, Rosan didampingi jajaran Danantara Indonesia, termasuk Managing Director Danantara Asset Management, Febriany Eddy.

Rombongan disambut Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale Indonesia Bernardus Irmanto, Chief Project Officer PT Vale Muhammad Asril beserta jajaran manajemen perusahaan.

Selain meninjau perkembangan proyek HPAL Sambalagi, Rosan melihat langsung sejumlah program keberlanjutan yang diterapkan PT Vale, salah satunya fasilitas nursery atau pusat pembibitan tanaman yang menjadi bagian dari program rehabilitasi dan reklamasi lahan pascatambang.

Baca Juga : PT Vale Integrasikan Pengelolaan Alam dan Inovasi Rendah Karbon untuk Perkuat Ketahanan Energi

Di lokasi tersebut, Bernardus Irmanto memaparkan berbagai upaya pengelolaan lingkungan yang dilakukan perusahaan, mulai dari pembibitan tanaman, reklamasi lahan, pengelolaan sediment pond, hingga berbagai program pelestarian lingkungan lainnya sebagai bagian dari praktik pertambangan berkelanjutan.

Menurut Rosan, penerapan aspek keberlanjutan di kawasan operasional PT Vale menjadi contoh praktik pertambangan yang mampu menjaga keseimbangan antara kegiatan industri, lingkungan, dan masyarakat.

“Saya sangat senang dan berbahagia dapat melihat langsung lokasi PT Vale di Morowali. Hal yang paling saya perhatikan adalah bagaimana aspek sustainability yang menjaga keseimbangan antara lingkungan dan sosial sangat diperhatikan di sini. Kita melihat adanya fasilitas pembibitan, serta penerapan best mining practices dengan standar internasional. Harapannya, hal tersebut dapat terus dijaga,” ujarnya.

Baca Juga : Program Pangan dan Kemaritiman PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026

Ia menilai, di tengah percepatan program hilirisasi nasional, kualitas investasi harus berjalan seiring dengan penerapan prinsip keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita menjaga keselarasan dari segi bisnis itu sendiri, baik dari aspek ESG maupun dari sisi masyarakat di sekitarnya. Dengan begitu, investasi yang masuk dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, bukan hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi daerah dan masyarakat,” tambahnya.

Selain mengunjungi fasilitas pembibitan, rombongan juga meninjau jetty yang menjadi salah satu infrastruktur utama penunjang operasional proyek serta melihat aktivitas penambangan PT Vale dari udara.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Mitigasi Karhutla di Seluruh Wilayah Konsesi

Dari peninjauan tersebut, Rosan melihat penerapan prinsip pertambangan yang bertanggung jawab, mulai dari pengelolaan area tambang hingga upaya pemulihan dan perlindungan lingkungan sebagai bagian dari komitmen perusahaan mendukung hilirisasi mineral yang berkelanjutan.

Secara terpisah, Komisaris Utama PT Vale Indonesia Fauzambi Syahrul Multhazar menilai, proyek IGP Morowali menunjukkan kesiapan yang matang dan sejalan dengan kebijakan hilirisasi yang tengah didorong pemerintah.

“Saya menilai proyek ini dipersiapkan dengan baik, direncanakan dengan baik, dan akan dieksekusi dengan baik. Tentunya, proyek ini juga berjalan seiring dengan arah hilirisasi pemerintah. Morowali, menurut saya, menjadi pilot project yang baik,” ujarnya.

Baca Juga : PT Vale Tekankan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Fondasi Keberlanjutan

Melalui pengembangan IGP Morowali, PT Vale menegaskan komitmennya membangun hilirisasi yang tidak hanya meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral, tetapi juga menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News19 September 2026 10:08
Program NSE CBP Rupiah dan Green PUR BI Sulsel Raih Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) meraih dua penghargaan pada ajang International Association of Business Communi...
News19 September 2026 09:32
Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar
Komisi V DPR RI meninjau aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan di Pelabuhan Makassar dalam rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik di Makassa...
Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....