SULSELSATU.com, JENEPONTO – Kapolsek Arungkeke AKP Baharuddin, SH, bertindak sebagai pembina upacara dalam upacara bendera hari Senin di SMP Negeri 1 Arungkeke, Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin (3/8/2026) pagi.
Dalam amanatnya, AKP Baharuddin memberikan peringatan keras kepada ratusan siswa mengenai ancaman nyata penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang yang kini tengah mengintai generasi muda.
Menurut Baharuddin, usia remaja di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan masa transisi yang sangat rentan karena kondisi psikologis yang masih labil saat mencari jati diri.
“Masa inilah kalian menjadi target utama para pengedar narkoba. Mereka sering kali masuk melalui bujuk rayu, menawarkan pelarian dari stres, atau memanfaatkannya sebagai simbol pergaulan agar terlihat ‘keren’,” ujar Baharuddin di hadapan para siswa dan guru, Senin.
Baca Juga : Antisipasi Kebakaran Lahan, Polisi di Arungkeke Jeneponto Edukasi Warga Soal Bahaya Bakar Sampah
Baharuddin membeberkan tiga dampak fatal jika remaja nekat mencoba barang haram tersebut. Pertama, narkoba dapat merusak saraf pusat secara permanen sehingga menghancurkan konsentrasi belajar dan masa depan siswa. Kedua, ketergantungan zat adiktif memicu gangguan kesehatan fisik dan mental yang serius.
Ketiga, ada konsekuensi hukum berat yang menanti para pelaku penyalahgunaan narkoba di Indonesia.
“Hukum di Indonesia sangat tegas. Pengguna dan pengedar narkoba terancam hukuman penjara bertahun-tahun. Sekali kalian terjebak, catatan kriminal itu akan melekat seumur hidup,” tegasnya.
Baca Juga : Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Arungkeke Salurkan Bansos Sembako dan Perlengkapan Sekolah
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolsek membagikan tiga langkah membentengi diri bagi para siswa, yaitu berani berkata tidak pada ajakan negatif, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta selalu terbuka kepada orang tua maupun guru bimbingan konseling (BK) jika menghadapi masalah.
“Jangan pernah ragu untuk menolak ajakan teman jika itu berkaitan dengan narkoba. Menolak narkoba bukan berarti kalian tidak setia kawan, melainkan bukti bahwa kalian cerdas dan menyayangi diri sendiri,” lanjut Baharuddin.
Selain memberikan edukasi kepada siswa, Polsek Arungkeke juga mengajak pihak sekolah untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
Baca Juga : Pimpin Aksi Bersih-bersih Kantor, Kapolsek Arungkeke: Biar Masyarakat Nyaman Saat Dilayani
Pihak sekolah diharapkan terus mengarahkan para pelajar ke berbagai kegiatan positif seperti organisasi, olahraga, dan seni.
Upacara bendera yang dimulai pukul 07.30 WITA tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Dalam kegiatan ini, Kapolsek didampingi oleh Kanit Binmas Aipda Mustari, Kanit Intel Aipda Adi Kusnadi, dan Bhabinkamtibmas Arpal Aiptu Irsan Nusu. (*)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar