SULSELSATU.com, MAKASSAR – Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Akhirman membahas peran hukum dalam mendukung tata kelola dan keberlanjutan bisnis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di hadapan sekitar 520 mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas), Minggu (11/10/2026).
Materi tersebut disampaikan dalam kuliah umum pada kegiatan Pembinaan Mahasiswa Hukum Tahap I yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Unhas.
Kegiatan ini mengangkat tema “Revitalisasi Esensi Keluarga Mahasiswa: Internalisasi Nilai-nilai Insan Yuris Guna Memanifestasikan Tri-Dharma Perguruan Tinggi”.
Baca Juga : Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026
Selain Akhirman, kegiatan tersebut menghadirkan Regional Manager Bank Panin Sulsel Hudli Huduri, dan Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Makassar Asrul Alimina.
Ketiganya merupakan alumni Fakultas Hukum Unhas yang berbagi pengalaman profesional dari sektor korporasi, perbankan, dan pemerintahan.
Dalam pemaparannya, Akhirman menjelaskan bahwa hukum tidak hanya berfungsi sebagai landasan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, tetapi juga menjadi instrumen untuk memastikan tata kelola perusahaan berjalan transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Baca Juga : Dewan Pertahanan Nasional Kunjungi PJM, Bahas Penguatan Sektor Kemaritiman
Menurutnya, bisnis BUMN memiliki tantangan tersendiri karena harus menjaga keberlanjutan usaha sekaligus menjalankan mandat pelayanan dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional.
Pemahaman hukum karena itu diperlukan dalam pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, penyusunan kerja sama bisnis, hingga pelaksanaan operasional perusahaan.
“Dalam dunia bisnis BUMN, pemahaman hukum sangat penting agar setiap keputusan dan aktivitas perusahaan memiliki landasan yang jelas, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta memperhatikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Akhirman.
Baca Juga : Pelindo Regional 4 Gelar Donor Darah, Targetkan 100 Kantong
Akhirman juga mendorong mahasiswa hukum memperluas wawasan di luar aspek akademis dan memahami penerapan ilmu hukum dalam dunia profesional, termasuk sektor korporasi dan industri kepelabuhanan.
Menurutnya, kompetensi hukum perlu didukung integritas, kemampuan analisis, serta pemahaman terhadap dinamika bisnis. Kombinasi tersebut dibutuhkan agar lulusan hukum mampu menghadapi perkembangan kebutuhan dunia kerja.
Di sektor kepelabuhanan, Akhirman menilai kepastian hukum dan kepatuhan terhadap regulasi turut mendukung kelancaran operasional, efektivitas kerja sama, serta kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.
Baca Juga : PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Kijang
Sebagai bagian dari Pelindo Group, Pelindo Regional 4 memandang pemahaman hukum sebagai salah satu fondasi dalam mendukung pengelolaan perusahaan yang profesional dan bertanggung jawab.
Ketua Panitia Pembinaan Mahasiswa Hukum Tahap I Muh. Fauzan Ardika Syam mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa baru pada nilai-nilai kehidupan kemahasiswaan sekaligus memperluas pemahaman mengenai penerapan ilmu hukum dalam berbagai profesi.
Menurut Fauzan, kehadiran alumni yang telah berkarier di berbagai sektor memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami tantangan dan peluang dalam dunia kerja.
Baca Juga : Pelindo Group Wilayah Makassar Sambut Hari Pelindo Lewat Turnamen Padel
Pengalaman para pembicara diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan kompetensi selama menempuh pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Pelindo Regional 4 turut mendukung pengembangan wawasan generasi muda melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman profesional.
Kolaborasi dunia pendidikan dan dunia usaha diharapkan dapat memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan profesi serta mendorong lahirnya sumber daya manusia hukum yang kompeten dan berintegritas.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar