Logo Sulselsatu

72 Perwira Tinggi TNI Dimutasi

Asrul
Asrul

Selasa, 25 Juni 2019 13:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Sebanyak 72 perwira tinggi (Pati) di lingkungan TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) dimutasi dan mendapatkan promosi jabatan dari Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

Mutasi tersebut termaktub dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/635/VI/2019, 24 Juni 2019 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

“Telah ditetapkan promosi dan mutasi jabatan 72 Pati TNI yang terdiri dari 17 Pati jajaran TNI AD, 44 Pati jajaran TNI AL, dan 11 Pati jajaran TNI AU,” ujar Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Taibur Rahman lewat keterangan tertulis, Selasa (25/6/2019).

Baca Juga : VIDEO: Panglima TNI Ngamuk Melihat Anggotanya Bermain Ponsel Saat Rapat Daring

Menurut dia, mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis.

Sejumlah pati yang dimutasi adalah Brigjen TNI Mochamad Syafei Kasno dari Kapusdiklat BIN menjadi Kabinda Jawa Timur BIN, Laksma TNI Ika Irwanto dari Kadislaikmatal menjadi Staf Khusus Kasal, dan Marsda TNI Sri Pulung D dari Wairjen TNI menjadi Wadanjen Akademi TNI.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah terus meningkatkan kapasitas TNI dan Polri dalam menjalankan tugasnya. Jokowi menyebut akan menandatangani aturan penambahan jabatan bagi 100 perwira tinggi (Pati) TNI dalam waktu dekat.

Baca Juga : VIDEO: Nakes Wisma Atlet Izin ke Panglima TNI Ingin Jadi Tentara AL

“Kita kaji terus dan ke depan juga akan ada kita buka lagi ruang-ruang untuk tambahan perwira tinggi TNI,” ujarnya saat buka puasa bersama di lapangan Monas, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Jokowi mengatakan pemerintah juga terus memperhatikan kesejahteraan prajurit TNI dan Polri. Mantan wali kota Sola itu menyatakan pada tahun lalu tunjangan kinerja dan anggaran operasional Babinsa sudah naik.

Jokowi memang sudah bertemu Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu untuk membahas masalah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) TNI yang belum mendapat jabatan.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Fasilitas Isolasi Terintegrasi di Asrama Haji Sudiang

Usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta bulan Januari lalu, Ryamizard mengatakan kemungkinan menambah jabatan TNI bagi para pati atau pamen yang belum memiliki posisi.

“Mungkin ada penambahan jabatan, mungkin. Yang jelas, tidak bisa terserap semua lah,” ujar pensiunan jenderal bintang empat itu.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...