Logo Sulselsatu

Narapidana Rutan Jeneponto Jalani Rehabilitasi Narkoba

Asrul
Asrul

Selasa, 16 Juli 2019 17:13

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Sebanyak 153 narapidana Rutan Klas II B Jeneponto mengikuti mengikuti Bimtek rehabilitasi medik narkotika.

Selain Bimtek, juga digelar pembukaan rehabilitasi medik bagi tahanan dan warga binaan pemasyarakatan Rutan Kelas II B Jeneponto.

Kegiatan tersebut dihadiri wakil Bupati Jeneponto Paris Yaris, Kadiv Permasyaratan Sulsel Taufik Kurahman, Kabid Rehabilitasi BNN-P Sulsel, Kasi Penguatan Lembaga rehabilitasi BNN-P Sulsel Bambang Wahyudin, Kabag Umum BNN-P Sulsel Jamaluddin, Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto, Kepala Kemenag Jeneponto Syahruddin.

Baca Juga : Upah PPPK Paruh Waktu di Bagian Umum Setda Jeneponto Jomplang Meski Jabatan Sama, Selisihnya Hingga Rp2 Juta

Kepala Rutan Kelas II Jeneponto, Muh Kamiley mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara BNN-P Sulsel, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Kementrian Agama, Lapas Jeneponto dan Polres Jeneponto.

“Narapidana yang akan direhabilitasi pada tahap awal sebanyak 25 orang dari jumlah total narapidana Lapas Klas II B Jeneponto sebanyak 153 orang. Proses rehabilitasi ini selama 3 bulan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yaris mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

Baca Juga : Lomba Pacuan Kuda HUT Jeneponto Siap Hidupkan UMKM dan Budaya Lokal

“Selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Jeneponto, saya ingin menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Sasaran yang ingin kita capai bahwa ketergantungan terhadap narkotika yang saat ini menjadi musuh seluruh umat dan bangsa di dunia merupakan aspek yang harus terus-menerus kita perangi,” katanya.

Menurutnya, narkotika telah mengancam kehidupan seluruh bangsa di dunia sehingga pemerintah bertekad untuk menyelamatkan bangsa ini dari dampak bahaya narkotika ini.

“Warga binaan pada hakekatnya layak diberi kesempatan yang luas untuk tetap berada dalam lingkungan masyarakat hal ini merupakan suatu hal yang seharusnya lebih dikedepankan lingkungan masyarakat merupakan wahana terbaik dalam pembinaan terhadap para pelanggar hukum,” jelas Paris Yaris.

Baca Juga : VIDEO: Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Minta Maaf atas Kekecewaan Keluarga Pasien

Penulis: Dedi
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...