Logo Sulselsatu

NA Akan Evaluasi 93 Pejabat Eselon III dan IV yang Sudah Dilantik

Asrul
Asrul

Rabu, 14 Agustus 2019 10:13

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bakal melakukan evaluasi terhadap pejabat eslon III dan IV yang dilantik baru-baru ini.

Masalah ini juga disoal oleh pansus hak angket DPRD Sulsel. Sejumlah pejabat yang dilantik tidak sesuai dengan kepangakatan.

Salah satu pejabat yang dianulir kepangkatannya adalah Kepala UPT Samsat Makassar I Bustanul Arifin.

Baca Juga : Kejari Tetapkan Mantan Kadis Pertanian dan Peternakan Bantaeng Tersangka, Nama Prof Nurdin Abdullah Ikut Terseret

Dia diketahui ditolak mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat III di Pemprov Sulsel karena tak sesuai dengan golongannya.

Saat ini Bustanul sudah menjabat sebagai Kepala Samsat, padahal pangkatnya baru golongan III C.

Kepala Badan Pengembangan SDM Imran Jausi mengatakan sesuai aturan, Diklatpim III hanya bisa diikuti oleh PNS golongan III D. Hal tersebut diatur dalam LAN nomor 19 tahun
2015 tentang pedoman penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat III.

Baca Juga : Disebut Masuk Tim Pemenangan Paslon di Pilgub Sulsel, Ini Kata Nurdin Abdullah

“Itu syarat dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Kalau persyaratan ikut diklatpim III memang minimal bergolongan 3D. Pak Bustanul bisa ikut karena yang bersangkutan masih gol 3C. Beliau sejak dilantik sebagai kepala UPT dengan eselon 3B juga belum memenuhi syarat,” kata Imran,

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah tak menampik hal ini. Menurutnya, dari segi golongan Bustanul memang belum layak. Ia berjanji akan mengevaluasi.

“Iya, kita evaluasi bulan ini. Kita tarik dia, nanti pejabat lama yang gantikan,” kata Nurdin

Baca Juga : Iksan Iskandar Bersama Warga Jeneponto Terharu Saat Bertemu Nurdin Abdullah

NA mengaku sudah berjanji ke pansus bahwa dalam waktu bulan akan melakukan evaluasi terhadap 93 pejabat yang dipersoalkan pansus hak angket.

Selain itu, kata NA, masih ada 45 pejabat lainnya yang jabatannya tinggi sementara golongannya rendah. “Kita sudah bahas di angket untuk evaluasi. Saya yakin bisa, Makassar aja bisa,” terangnya.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...