Logo Sulselsatu

GenPI Lutra Tawarkan Konsep Kelola Hutan Rawat Bumi

Asrul
Asrul

Rabu, 21 Agustus 2019 00:09

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, LUTRA – Sebuah kehormatan bagi Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kabupaten Luwu Utara karena bisa ikut terlibat dan menjadi bagian dari program Perhutanan Sosial 4.0 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) di Kabupaten Luwu Utara.

GenPI Lutra diberi kepercayaan untuk melaksanakan sebuah event atau kegiatan festival tata kelola hutan. Kepercayaan ini tidak disia-siakan GenPI Lutra. Dengan durasi persiapan hanya dua hari, GenPI percaya diri bisa melaksanakan kegiatan ini dengan baik.

Kegiatan apa yang ditawarkan GenPI Lutra? Ketua GenPI Lutra, Tita Kamila, di hadapan Tim Perhutanan Sosial Kementerian LHK memaparkan konsep kegiatan yang akan GenPI laksanakan saat Launching Penyerahan Akses Legalitas Perhutanan Sosial di Kabupaten Luwu Utara.

Baca Juga : Kekhawatiran Dosen Antropologi Unhas Terhadap Perambahan Lahan Hutan di Luwu Timur Semakin Marak

“Kami tidak ingin kegiatan ini sifatnya seremonial semata, tetapi kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai wadah kreativitas anak muda milenial di Kabupaten Luwu Utara,” ungkap Tita Kamila, Senin (19/8/2019) malam di Soft Coffee Masamba.

Seperti apa konsep yang ia tawarkan? Tita menjelaskan, dalam kegiatan yang diberi nama Hijau Muda Festival ini, GenPI Lutra menawarkan konsep mengelola hutan merawat bumi.
“Kami ingin merawat bumi dengan cara mengelola hutan, tetapi juga menjaganya. Nah, kami berharap para komunitas muda milenial yang akan kita libatkan nantinya mampu menjadi ujung tombak peneropong masa depan dengan cara tidak hanya mengolah alam, tetapi juga merawat bumi,” terang Putri Pariwisata Sulawesi Selatan 2017 ini.

Kegiatan Hijau Muda Festival rencananya dilaksanakan di Porodoa sebagai opsi pertama dari tiga opsi pada akhir September pasca pagelaran Festival Keraton Nusantara di Palopo. Sebelum pelaksanaan kegiatan, Ketua GenPI Lutra, Tita Kamila, juga diundang oleh Perhutanan Sosial Kementerian LHK untuk menghadiri kegiatan Festival Perhutanan Sosial di Bulukumba. Selain Tita, Anggota GenPI lainnya Muhammad Fiqri juga ikut dalam pertemuan ini bersama perwakilan BAPPEDA, KPH Rongkong dan Bagian Humas Protokol.

Baca Juga : KLHK Sosialisasi Permen Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Perdagangan Karbon Sektor Kehutanan di Makassar

Berikut beberapa agenda kegiatan Hijau Muda Festival Perhutanan Sosial 4.0 yang mengangkat tema

“Harmoni Kreasi Alam, Merawat Bumi dan Memberdayakan Masyarakat”: Pameran Komoditi dan Industri Kehutanan, Camp Ceria, Ngopi alias Ngobrol Pintar, Workshop, Pemutaran Film Edukasi Lingkungan, Pertemuan Music dan Literasi, Videography dan Fotography, Kampanye Pengurangan Sampah Plastik, serta Deklarasi Komitmen Bersama Seluruh Stakeholder dalam mendukung pengentasan kemiskinan. (rls)

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Bertemu Kades se-Sulsel, Ini Pesan Nurdin Abdullah

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...