SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb membantah melarang mobilisasi guru dan siswa PAUD ke International Eight Festival and Forum atau F8 yang digagas mantan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto itu.
“Tidak ada instruksi pelarangan. Siapa bilang ada?,” kata Iqbal, Kamis (10/10/2019).
Ihwal yang disampaikan Iqbal ini bertolak belakang dengan pernyataan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Abdul Aziz Hasan.
Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah
Hasan mengaku diminta Iqbal untuk mengeluarkan imbauan yang berisi agar guru dan peserta didik tidak dimobilisasi ke acara tersebut dengan alasan agenda F8 tersebut diselenggarakan oleh pihak swasta.
“Iye, sudah betul itu imbauan Bapak Pj Walikota agar guru dan peserta didik tidak dimobilisasi karena memang ini sepenuhnya dilaksanakan oleh pihak swasta. Tapi kalau kehadirannya secara personal/pribadi tentu boleh saja,” kata Abdul Aziz, kala itu.
Hanya saja, Iqbal saat dikonfirmasi ulang terkait edaran tersebut, Iqbal menyangkal bahwa imbaun tersebut tidak pernah ia keluarkan
Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta
Selain itu, Iqbal juga menyangkal melarang pelaksanaan festival F8 digelar di Pantai Losari.
Iqbal mengaku hanya menyarankan pihak penyelenggara untuk tidak menyelenggarakan di Pantai Losari karena kondisi lalu lintas di sekitar Pantai Losari sering macet.
“Di Pantai Losari juga tidak dilarang, cuman disarankan kegiatan itu tidak di Pantai Losari karena kondisi Pantai Losari sering macet. Makanya, disarankan ke CPI tempat yang lebih memungkinkan dan lebih luas dan tidak menggangu,” jelasnya.
Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal
Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar