Logo Sulselsatu

Pemkab Gowa Bertekad Jadikan Lansia Lebih Produktif

Asrul
Asrul

Kamis, 17 Oktober 2019 14:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Gowa memberikan perhatian penuh pada penduduk lanjut usia (Lansia). Hal ini dibuktikan dengan didorongnya peran kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) di seluruh Kampung KB yang ada di Kabupaten Gowa.

Kepala DPPKB Kabupaten Gowa Sofyan Daud menyebutkan, dari jumlah penduduk di Kabupaten Gowa sebanyak 755.235 jiwa sekitar 9,34 persen adalah penduduk lansia atau sebanyak 68.870. Pembinaan ini dilakukan untuk mencegah adanya lansia yang frustasi hingga tidak terurus.

“Ke depan kita ingin menciptakan Lansia yang tangguh dan produktif khususnya di wilayah Kampung KB melalui pembinaan yang lebih maksimal dengan membangun koordinasi lintas sektoral,” katanya usai membuka Workshop Bina Keluarga Lansia, di Kantor DPPKB Gowa, Kamis (17/10/2019).

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

Pola pembinaan yang dilakukan DPPKB Gowa berbeda dengan stakeholder lainnya. Misalnya, jika Dinas Kesehatan menyentuh langsung pada individu lansia. Apalagi, jika hal tersebut membahas terkait kesehatan dan Dinas Sosial bertanggungjawab jawab .

Sedangkan, DPPKB Gowa berperan memberikan pembinaan dengan pendekatan keluarga si lansia. Polanya, yaitu dengan melakukan pembinaan keluarga si lansia agar bagaimana mereka memperlakukan lansia itu dengan baik sehingga dapat tercipta individu lansia yang tangguh dan produktif.

“Pada umumnya kebanyakan lansia itu terlalu aktif karena terbiasa kerja produktif, makanya dengan keaktifannya ini harus kita manfaatkan. Paling tidak dengan memberikan keterampilan sesuai umurnya,” terang Sofyan.

Baca Juga : Anak Buah Husniah Talenrang Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG, Langsung Ditahan di Polres Gowa

Menurutnya, perlunya didorong produktivitas lansia ini agar semakin membantu mewujudkan kemajuan daerah. Semakin maju suatu daerah itu maka jumlah lansianya semakin meningkat karena semakin lama harapan hidup mereka.

“Jika status gizi, status kesehatan hingga status kesejahteraan lansia sudah bagus maka semakin lama mereka hidup,” ujarnya.

Ke depan hal yang akan dimaksimalkan secara bertahap yakni keberadaan KBL. Tercatat dari 27 Kampung KB yang ada di Kabupaten Gowa hanya 189 KBL yang trun kelapangan, sementara secara rasio dari jumlah tersebut harusnya dibutuhkan 2.329 KBL karena 1 KBL hanya dapat membina secara maksimal 30 keluarga lansia.

Baca Juga : Hak Angket DPRD Gowa Resmi Bergulir, Ini Sejumlah Isu yang Disorot

“Kita masih terkendala kelompok pembinaan, makanya kedepan keluarga si lansia ini akan semakin kita berikan pemahaman untuk menjadi pengurus KBL. Paling tidak mereka lah yang langsung memberikan pembinaan kepada keluarganya yang lansia,” katanya.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...