SULSELSATU.com, GOWA – Tim Penanganan Karhutla dibantu masyarakat terus melakukan upaya penuh memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Parigi.
Camat Parigi Muhammad Guntur mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemadaman. Selain tim dibantu masyarakat, pemadaman kali ini juga dibantu dari personel Damkar Wajo, Damkar Maros dan Damkar Makassar yang tergabung dalam Asosiasi Pemadaman Kebakaran Indonesia (Apakari) Sulsel.
“Beberapa titik sudah mulai padam, siklus apinya juga telah berkurang dari sebelumnya. Kemarin kita lakukan pemadaman hingga pukul 01.00 Wita dengan menggunakan alat manual, pemadaman kami hentikan karena asap kondisi mata dan pernapasan yang sudah mulai terganggu akibat asap,” katanya, Kamis (24/10/2019).
Guntur menyebutkan, sekitar 70 personel yang naik ke lokasi titik kebakaran. Masing-masing Damkar Maros 18 orang, Damkar Makassar 15 orang, Damkar Wajo 9 orang, Manggala Agni 7 orang, Dompet Dhuafa 20 orang dan masyarakat.
“Kami dan tim terus berupaya agar api dapat padam. Masyarakat dan tim tidak akan menarik diri jika api belum padam,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Desa Rappoala, Kecamatan Tompobulu Syamsul Rijal menambahkan, hampir seluruh titik kebakaran di wilayahnya telah padam sejak Rabu (23/10/2019) kemarin.
Baca Juga : BKN Bakal Panggil BKD Gowa Usai 16 Pejabat Eselon II Dinonaktifkan oleh Bupati
“Alhamdulillah api sudah padam kemarin sore. Setelah Bapak Wabup Gowa meninggalkan lokasi saat meninjau langsung, kami memaksimalkan pemadaman sampai betul-betul padam,” ujarnya.
Khusus tim penanganan dari Damkar Gowa pun telah meninggalkan desa.
“Semalam sekitar pukul 20.30 Wita anggota dari Damkar sudah meninggalkan lokasi. Meski demikian masyarakat setempat masih terus berjaga-jaga,” kata dia.
Baca Juga : Daftar 15 Pejabat Eselon II Pemkab Gowa yang Dinonaktifkan Sementara Bupati Husniah
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gowa Rostam Razak menyampaikan apresiasinya atas perhatian Apakari kabupaten/kota yang telah membantu Tim Penanganan Karhutla dalam memadamkan api di sejumlah titik.
“Tadi malam seluruh anggota Apakari ini sudah tiba di Malino dan pagi tadi mereka pun telah menyebar ke wilayah kebakaran,” katanya.
Untuk anggota Apakari Maros dan Wajo mereka menyebar di Kecamatan Parigi, sementara yang dari Makassar antara Kecamatan Tinggimoncong atau Kecamatan Tompobulu.
Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa
“Terimakasih banyak atas bantuan dan partisipasinya untuk membantu tim kami dalam memadamkan api. Paling tidak dengan banyaknya anggota yang turun pemadaman bisa dilakukan secara sedikit demi sedikit,” ujar Rostam.
Sementara, dalam rangka membantu proses pemadaman di wilayah itu Damkar Gowa mengirimkan bantuan berupa selang panjang untuk memudahkan aliran air karena sumber air sangat jauh dengan titik api.
Editor: Awang Darmawan
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar