Logo Sulselsatu

Pemkab Gowa Apresiasi Langkah BI Tingkatkan Produksi Hasil Petani di Bajeng

Asrul
Asrul

Jumat, 25 Oktober 2019 21:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyambut baik langkah Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam mendorong pembangunan daerah di sektor pertanian melalui peningkatan hasil tani.

Upaya nyata yang dilakukan ini dengan memberikan pembinaan kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) hingga bantuan Rice Milling Unit (RMU) atau mesin penggilingan padi generasi baru. Salah satunya kepada Gapoktan Harapan Jaya di Desa Kalemandalle, Kecamatan Bajeng Barat, dan di Desa Sapayya, Kecamatan Bajeng senilai Rp500 juta.

Model pembinaan yang diberikan yakni mengenalkan kepada para gapoktan terkait proses penanaman padi model Hazton dimana sifatnya dapat meningkatkan hasil panen berkali-kali lipat. Terbukti pada panen perdana Gapoktan Harapan Jaya ini berhasil menghasilkan 10,4 ton per hektare (Ha) berdasarkan hitungan quickcount dari sebelumnya hanya 6 ton per Ha, atau produktifitasnya meningkat 7,3 persen.

Baca Juga : Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global

Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni mengatakan, Kabupaten Gowa sebagai wilayah penyangga Kota Makassar masih tetap menempatkan sektor pertanian sebagai sektor yang penting dan strategis dalam pembangunan serta upaya-upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan ini didasarkan antara lain karena sebagian besar masyarakat Gowa masih menempatkan sektor pertanian sebagai mata pencarian utamanya.

“Kami sangat berterimakasih kepada Bank Indonesia yang memberikan pembinaan dan bantuan kepada para petani kami. Upaya pengembangan klaster padi di wilayah ini tentunya akan memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani kita,” katanya usai melakukan panen perdana BI Perwakilan Sulsel bersama Gapoktan Harapan Jaya, Jumat (25/10/2019).

Adanya kerjasama ini diharapkan ikut berperan dalam upaya-upaya pengendalian inflasi, hadirnya produk pertanian yang berkualitas dan berdaya saing dipasar lokal maupun domestik, terciptanya kelembagaan petani yang kuat sehingga dapat mengelola proses produksi dari hulu sampai hilir secara baik.

Baca Juga : Dukung Kajian IMTI 2026, BI Sulsel Dorong Penguatan Pariwisata Ramah Muslim

“Tentunya ini akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat petani di masa-masa akan datang,” tegasnya.

Menurut Abd Rauf, belum lagi luas lahan pertanian di Kabupaten Gowa termasuk lahan pertanian terluas sekitar 34.000 hektare untuk wilayah selatan di Sulsel.

Hal lainnya sektor pertanian merupakan sektor terpenting yang mampu menyerap dan memperluas kesempatan usaha atau lapangan pekerjaan bagi masyarakat, juga memberikan kontribusi yang besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari tahun ke tahun serta memberikan dampak baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap upaya-upaya pengendalian inflasi.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Lima Proyek Investasi Unggulan Lewat SSIC 2026

Tercatat produksi beras di wilayah Kabupaten Gowa terus mengalami kenaikan. Pada 2016 produksi beras capai 382.147 ton, 2017 naik menjadi 401.979 ton, 2018 naik 408.899 ton dan 2019 ini naik menjadi 412.964 ton.(rls)

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...