Logo Sulselsatu

Tim Penilai Anugerah Ki Hadjar 2019 Tinjau Penerapan TIK di Gowa

Asrul
Asrul

Rabu, 06 November 2019 21:35

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Tim Penilai Uji Petik Anugerah Ki Hadjar 2019 meninjau penerapan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar di Kabupaten Gowa. Total ada tujuh sekolah yang dikunjungi dalam kesempatan ini.

Ketujuh sekolah itu masing-masing yakni SMPN 1 Sungguminasa, SDN Pacci’nongang Unggulan, SMPN 3 Sungguminasa, dan SD 3 Limbung Putri, SMPN 2 Pattallassang, SDN Center Malino, dan SDN Lombassang.

Sekadar diketahui, Kabupaten Gowa menjadi satu-satunya wakil Provinsi Sulawesi Selatan yang bertahan sebagai nominasi penerima Anugrah Ki Hadjar 2019 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Baca Juga : Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?

Ketua Tim Penilai Uji Petik Tony Setiawan mengatakan, Kabupaten Gowa masuk menjadi salah satu daerah nominasi penerima penghargaan dari 21 yang ada secara nasional. Daerah ini pun terbagi 10 kabupaten, 3 provinsi dan 8 kota.

“Dari 33 nominasi atau daerah yang berhasil ke tahap presentasi kemarin terpilih 21 daerah untuk masuk ke tahap penilaian uji petik. Kabupaten Gowa menjadi salah satu yang kemungkinan besar meraih penghargaan ini dan mewakili 10 kabupaten se-Indonesia,” katanya usai melakukan penilaian di SMPN 1 Sungguminasa, Rabu (6/11/2019).

Penilaian ini pun dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi sekolah yang ada di Kabupaten Gowa, khususnya pada aktualisasi penerapan TIK pada sistem belajar hingga sistem administrasi sekolah.

Baca Juga : BKN Bakal Panggil BKD Gowa Usai 16 Pejabat Eselon II Dinonaktifkan oleh Bupati

“Dengan apa yang kita dapatkan di lapangan secara nyata juga bisa membantu kami memberikan kebijakan dan masukan kepada pemerintah daerah agar bisa memanfaatkan sistem pengelolaan kependidikannya dengan lebih baik. Terutama dalam hal penerapan sistem TIK,” terangnya.

Lanjut Tony yang juga Kepala Balai Pustekkom Kemendikbud Semarang ini mengungkapkan, hal ini juga senada dengan apa yang didorong Bapak Menteri Pendidikan yang ingin menerapkan digitalisasi pada sektor pendidikan.

“Kita ingin inovasi yang diterapkan Pemkab Gowa disektor pendidikan utamanya program digitalisasi di sekolah dapat dimanfaatkan secara maksimal. Kita tidak ingin apa yang telah ada tidak diterapkan dengan lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga : Daftar 15 Pejabat Eselon II Pemkab Gowa yang Dinonaktifkan Sementara Bupati Husniah

Dirinya pun berharap, masuknya Pemkab Gowa sebaga nominasi Anugrah Ki Hadjar 2019 ini bisa semakin mendorong seluruh stakeholder, utamanya dinas pendidikan dalam menciptakan inovasi-inovasi di bidang TIK demi mendorong kemajuan kualitas pendidikan di daerahnya.

Adapun yang ditinjau tim penilai di SMPN 1 Sungguminasa yaitu terkait implementasi kelas multimedia yang dicanangkan, laboratorium IT, perangkat TIK yang diterapkan dan implementasi inovasi yang telah dihadirkan. Sementara, yang ditinjau di SDN Paccinongang Unggulan yakni penerapan alat TIK pada program Imtaq di kelas 1 dan 2, ruang edutainment yang telah menerapkan aplikasi cinema edutainment atau konten mata pelajaran berbasis digital.

Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni saat menerima langsung rombongan tim penilai di rumah jabatannya berharap Kabupaten Gowa dapat meraih penghargaan ini.

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

“Semoga kedatangan tim penilai ini membawa keberkahan bagi daerah kita dan menjadi kado terindah pada perayaan Hari Jadi Gowa ke-699 tahun ini,” singkatnya.

Adapun pemanfaatan teknologi yang dicanangkan pemerintah daerah hingga saat ini antara lain, program Iman dan Taqwa (Imtaq) untuk kelas 1 dan 2.

Kemudian program Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) yang mana dalam program ini Dinas Pendidikan telah menyiapkan modul digital, Inovasi Manajemen bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Impian) yang berupa database administrasi online untuk mendata para pengawas, guru, kepala sekolah dan staf.

Baca Juga : Anak Buah Husniah Talenrang Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG, Langsung Ditahan di Polres Gowa

Dan pada 2020 mendatang akan dirilis teknologi baru yakni Sistem Informasi Kehadiran Anak (Sika) yang diberi nama A-Kio yang mana orangtua dan guru dapat mengontrol bagaimana tingkat kehadiran dan keaktifan anak di masing-masing kelas dan sekolah.(rls)

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...