Logo Sulselsatu

Jadi Presiden Sri Lanka, Gotabaya Tunjuk Kakaknya Jadi Perdana Menteri

Asrul
Asrul

Kamis, 21 November 2019 11:58

Gotabaya Rajapaksa dan Kakaknya Mahinda Rajapaksa. (int)
Gotabaya Rajapaksa dan Kakaknya Mahinda Rajapaksa. (int)

KOLOMBO – Presiden terpilih Sri Lanka, Goyabaya Rajapaksa menunjuk kakak kandungnya Mahinda Rajapaksa menjabat sebagai Perdana Menteri.

Melansir Detik dari AFP, Kamis (21/11/2019), Mahinda diketahui pernah menjabat sebagai Presiden Sri Lanka selama dua periode pada tahun 2005 hingga 2015 lalu. Saat Mahinda menjabat Presiden Sri Lanka, Gotabaya pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Penunjukan ini dilakukan setelah Ranil Wickremesinghe (70) mengundurkan diri dari jabatan PM menyusul kekalahan partainya dalam pemilihan presiden (pilpres) pada akhir pekan lalu.

Baca Juga : Gotabaya Rajapaksa Menangkan Pilpres Sri Lanka

Baca juga: Gotabaya Rajapaksa Menangkan Pilpres Sri Lanka” (Edit)">Gotabaya Rajapaksa Menangkan Pilpres Sri Lanka

Mahinda akan dilantik menjadi PM Sri Lanka pada Kamis (21/11) waktu setempat. Mahinda (74) rencananya akan dilantik oleh adiknya sendiri, Gotabaya (70).

Diketahui bahwa kakak-beradik Rajapaksa dianggap berjasa dalam menghancurkan separatis Tamil Tigers sekitar satu dekade lalu yang mengakhiri perang saudara berkepanjangan di Sri Lanka. Namun otoritas keamanan yang dikendalikan keduanya dituduh melakukan kejahatan perang dan pelanggaran HAM.

Selain Gotabaya dan Mahinda, saudara laki-laki keduanya dari klan Rajapaksa, yakni Basil dan Chamal, juga diketahui aktif di dunia politik.

“Perdana Menteri Rajapaksa akan membentuk kabinetnya sesaat setelah mengambil sumpah jabatan,” ucap juru bicara pemerintahan Sri Lanka, Vijayananda Herath, dalam pernyataannya.

Dengan Mahinda menjabat sebagai PM dan Gotabaya menjabat sebagai Presiden, akan menjadi momen pertama bagi Sri Lanka dipimpin oleh kakak-beradik.

Diketahui bahwa klan Rajapaksa dikagumi oleh warga mayoritas penganut Sinhala-Buddha, namun dibenci oleh kalangan minoritas Tamils.

Perpaduan Mahinda dan Gotabaya berhasil menghancurkan separatis Tamil tahun 2009 lalu, di mana sekitar 40 ribu warga sipil Tamil tewas di tangan militer Sri Lanka.

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...