Logo Sulselsatu

Kepri Studi Komparasi E-Planning, Budgeting dan Command di Sulsel

Asrul
Asrul

Jumat, 13 Desember 2019 17:33

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekretaris Provinsi Sulwesi Selatan, Abdul Hayat menerima kunjungan dan studi komparasi Pemprov Kepuluan Riau, Jumat (13/12/2019).

Bertempat di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Sekprov Kepulauan Riau, Tengku Said Arif Fadillah mengungkapkan rencana integrasi e-planning, e-budgeting, dan e-command yang baru akan dimulai oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Kepri saat ini mulai membuat integrasi e-planning, e-budgeting dan e-command jadi kami melihat provinsi yang lebih dulu (menerapkan integrasi online), dan Sulsel termasuk sudah duluan menerapkan, ini dapat menjadi acuan kami dalam mengembangkan Provinsi Kepulauan Riau,” terang Tengku Said Arif.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

Menurutnya, indikator pendukung tingginya pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan sebesar 7,21 persen dan menjadi yang tertinggi di Indonesia saat ini, menjadi acuan dan panutan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh Kepulauan Riau.

“Ilmu yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sulwesi Selatan, bisa menjadi acuan dan panutan bagi kami untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh Kepri, karen kita juga satu visi misi dan satu NKRI,” sebutnya.

Sementara itu, Abdul Hayat pada kesemptan ini menyebutkan, berbagai capaian maupun program strategis yang terus dipacu oleh Pemprov Sulsel. Di antaranya optimalisasi sektor pertanian, kelautan dan perikanan, perkebunan, perdagangan hingga destinasi wisata untuk menggenjot pendapatan daerah.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“(Untuk pendapatan daerah) kami tidak lagi mengandalkan dari pajak kendaraan, tapi konsen pada sektor pertanian, kelautan, kehutann termasuk perluasan jangkauan sawit, hingga mengoptimlakan potensi wisata di Sulsel,” ujar Hayat.

Mengenai optimlisasi priwisata di Sulsel, Hayat menyebutkan perihal pembngunan akses penghubung dan fasilitas berbagai destinasi wisata yang ada di Sulsel.

“Dengan menyediakan akses penghubung yang dapat mempersingkat jarak dan waktu, ini bagian dari program prioritas yang mendukung konektivitas sehingga prioritas nasional kita bisa terwujud,” ungkapnya.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Hayat juga menekankan pentingnya reformasi birokrasi yang telah dimulai di Sulsel dengan menerapkan pelayanan publik terbuka, transparansi pengelolaan keuangan serta adanya mekanisme pelayanan keluhan dan informasi publik secara langsung melalui Baruga Lounge Sulsel.

“Ke depannya, Sulsel akan menyediakan Mal Pelayanan Publik untuk mengurus segala keperluan perizinan masyrakat,” tutupnya.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...