Logo Sulselsatu

Adnan Berangkatkan 30 Imam Desa Perdalam Ilmu Alquran di Sekolah Milik Ustaz Adi Hidayat

Asrul
Asrul

Senin, 13 Januari 2020 20:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Dalam rangka menindaklanjuti program 1 Desa/Kelurahan 1 Hafiz yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa pada 2020 ini pihaknya mulai mengirim secara bertahap para imam untuk mengikuti pembelajaran Alquran.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan hadir langsung melepas peserta yang pada tahap pertama terdiri dari 30 orang. Para imam tersebut akan mengikuti pembelajaran selama 60 hari di Sekolah Agama Quantum Akhyar Institut, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Program prioritas Pemkab Gowa tahun ini adalah program keagamaan yang berarah pada peningkatan spiritualitas masyarakat, hingga pembentukan generasi Islami di masa mendatang. Salah satunya dengan membentuk imam kita menjadi seorang hafiz Alquran,” katanya di sela-sela Pelepasan Peserta Pembelajaran Penghafal Alquran Bagi Para Imam Desa, Kelurahan, Dusun dan Lingkungan se-Kabupaten Gowa, di Masjid Nurul Yasin, Minggu (12/1/2020).

Baca Juga : Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?

Dirinya pun berharap, para imam yang dikirim pada gelombang pertama ini dapat belajar bersungguh-sungguh dan mengikuti aturan dari pihak Quantum Akhyar Institut sebagai pihak pembina dengan baik.

“Program ini kita gagas untuk membentuk generasi pecinta Alquran yang akan membawa rahmat bagi daerah yang kita cintai bersama. Program yang kami gagas ini bekerjasama Quantum Akhyar Institut yang dipimpin Ustad Adi Hidayat, Lc,” ujarnya.

Sementara, lanjut Bupati Adnan untuk program keagamaan jangka panjang yang akan dilakukan yakni pendidikan hafidz bagi guru agama dilingkup sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Baca Juga : BKN Bakal Panggil BKD Gowa Usai 16 Pejabat Eselon II Dinonaktifkan oleh Bupati

“Para imam yang telah selesai kita harapkan dapat menularkan ilmunya paling tidak di wilayahnya masing-masing. Baik di tingkat dusun, lingkungan, desa hingga kelurahan,” harap Bupati Adnan.

Ia mengungkapkan, dalam mendorong program tersebut pihaknya juga akan membangun Rumah Tahfidz Alquran di Kecamatan Bajeng atau bekas Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa dengan menggunakan APBD 2020 sebesar Rp8 miliar untuk tahap awal.

Kehadiran Rumah Tahfidz ini juga diharapkan dapat menjadi referensi terbaik di tingkat Sulsel hingga di Kawasan Indonesia Timur.

Baca Juga : Daftar 15 Pejabat Eselon II Pemkab Gowa yang Dinonaktifkan Sementara Bupati Husniah

Di kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Syamsuddin Bidol mengungkapkan, sebelum diberangkatkan para imam yang dikirim ini mengikuti ujian yang dilakukan Tim Pembina pada 21 Desember 2019 lalu. Dalam hasil seleksi terdapat tiga kategori kelulusan yakni pertama sesuai kualifikasi yang dibutuhkan Quantum Akhyar Institut, kedua, sesuai kualifikasi dengan catatan dan ketiga, kualifikasi dengan catatan dan perlu pengembangan.

“Bagi imam yang lulus pada kualifikasi kategori ketiga mereka akan diberikan kesempatan lagi untuk belajar untuk pemberangkatan di tahun selanjutnya,” katanya.

Ia menyebutkan, sepanjang 2020 ini ada 150 imam dengan usia maksimal 60 tahun yang akan diberangkatkan dari total 843 imam di wilayah Kabupaten Gowa yang terdiri dari 167 imam desa/kelurahan dan 676 imam dusun/lingkungan.

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

“Sesuai kerjasama yang dilakukan seluruh imam dalam 5 tahun akan diberikan pembinaan menjadi tahfidz Alquran,” katanya.

Sementara, untuk pemberangkatan pertama akan dilakukan mulai Januari kemudian Maret dan selanjutnya hingga selesai atau selama setahun akan mengirim 5 angkatan dengan setiap angkatan sebanyak 30 imam. Selama melakukan pembelajaran para imam akan diperkuat pada pola penghafalan Aqurannya dan intinya.

“Yang akan dilakukan yaitu pembinaan dan pembentukan penghafal Alquran, pembinaan dan pembelajaran tahzin Alquran serta pengetahuan dasar ajaran Islam. Jadi para imam ini akan diberikan pembelajaran tambahan sebagai tokoh agama,” katanya.

Baca Juga : Anak Buah Husniah Talenrang Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG, Langsung Ditahan di Polres Gowa

Lanjutnya, dengan harapan setelah para imam kembali maka peningkatan kapasitas dari para imam untuk jangka pendeknya dapat dipertahankan dan menjadi komitmen dengan ajaran-ajaran Islam. Sementara untuk jangka panjangnya adalah amalan yang didapatkan di akhirat kelak sebagai penghafal Alquran.

Sementara, Qhadri Hasan (20) salah satu imam asal Kecamatan Manuju mengaku bangga dengan adanya program tersebut. Apalagi imam-imam terpilih yang diberangkatkan terlebih dahulu mengikuti penyaringan di Masjid Agung Syekh Yusuf.

“Kami mengikuti seleksi ketat dari pihak penyelenggara. Mulai mengaji sampai sejauh mana hafalan kami,” katanya.

Qhadri alumni Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia ini adalah peserta termuda pada gelombangnya.

“Saya gelombang pertama, dan menjadi peserta termuda. Makanya saya harus bisa memberikan semangat dengan teman-teman yang lain, InsyaAllah mental untuk mengikuti pembelajaran sudah siap,” kata imam di Desa Bilalang ini

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...