Logo Sulselsatu

Tolak Digusur dari Stadion Mattoanging, YOSS Tunggu Putusan Pengadilan

Asrul
Asrul

Rabu, 15 Januari 2020 12:15

Ketua Dewan Pembina YOSS Andi Ilham Mattalatta. (ist)
Ketua Dewan Pembina YOSS Andi Ilham Mattalatta. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Dewan Pembina Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) Andi Ilham Mattalatta ngotot akan mempertahankan Stadion Mattoanging dan tidak akan menyerahkan begitu saja ke Pemprov Sulsel.

Alasan Ilham ngotot bertahan, karena menurutnya Stadion Mattoanging saat ini masih ada perkara hukum yang sedang berjalan.

Baca juga: Stadion Mattoanging Sempat Ricuh” (Edit)">Penertiban Stadion Mattoanging Sempat Ricuh

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Saat ini status lahan Mattoanging masih diuji oleh pengadilan, pengosongan harus ada keputusan hukum tetap dan mengikat. Ini kesewenang-sewenangan, ini kan negara hukum, tidak boleh seenaknya pemerintah memaksakan kehendaknya,” ujar Ilham, Rabu (15/1/2020).

Baca juga: YOSS-pemprov-ngotot-rehabilitasi-stadion-mattoanging.html" aria-label="“Masih Dikuasai YOSS, Pemprov Ngotot Rehabilitasi Stadion Mattoanging” (Edit)">Masih Dikuasai YOSS, Pemprov Ngotot Rehabilitasi Stadion Mattoanging

Ketua DPD Hanura Sulsel ini menambahkan bahwa, sebaiknya Pemprov Sulsel tidak memaksakan kehendak dan menunggu proses hukum yang sedang berproses.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Baca juga: YOSS.html" aria-label="“Soal Kepemilikan Stadion Mattoanging: Biro Aset Siap Hadapi Gugatan YOSS” (Edit)">Soal Kepemilikan Stadion Mattoanging: Biro Aset Siap Hadapi Gugatan YOSS

Ilham menyebutkan saat ini status lahan Mattoanging masih diproses di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar dan Pengadilan Negeri Makassar.

Baca juga: Stadion Mattoanging” (Edit)">Pemprov Bakal Ambil Alih Stadion Mattoanging

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

“Upaya paksa yang dilakukan Pemprov adalah tindakan pidana dan bentuk pelanggaran HAM, kami menolak upaya tersebut, kita uji dulu siapa yang berhak atas lahan ini,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono turun langsung memediasi YOSS dan Pemprov Sulsel yang sempat ricuh.

“Kami turunkan aparat untuk pengamanan. Saya yang bertangung jawab keamanan Makassar. Jangan sampai ada masyarakat yang jadi korban gara-gara ini,” katanya.

Baca Juga : Paskibraka Sulsel Jalankan Tugas dengan Penuh Haru di HUT ke-80 RI

Dari hasil pertemuan antara pihak Pemprov Sulsel dan YOSS, terjadi kesepakatan untuk dibahas kembali pada hari Jumat pekan ini.

“Jadi kami akan fasilitasi dan memang semua pihak untuk duduk bareng, hari Jumat jam 9 pagi,” ujarnya.

Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Wagub Sulsel Dukung Teknologi Beras untuk Jaga Stabilitas Pangan

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 17:33
Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba
SULSELSATU.com, BULUKUMBA – Suasana haru mewarnai rangkaian acara lepas sambut Kapolres Bulukumba saat AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., bersama istri, ...
Sulsel04 Agustus 2026 17:32
Mahasiswa KKN Unhas Gandeng KPU Pangkep Edukasi Pemilih Pemula di SMAN 19
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ...
News04 Agustus 2026 17:01
Pelindo Jasa Maritim Dengar Keluhan Pelanggan Lewat Customer Engagement Wilayah 4
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) menggelar Customer Engagement Wilayah 4 sebagai forum untuk mendengarkan kebutuhan dan keluhan pelanggan sekaligus mempe...
Bisnis04 Agustus 2026 16:30
PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel, Produksi Semester I 2026 Hampir 30 Ribu Ton
PT Vale Indonesia Tbk terus memperkuat strategi hilirisasi nikel sekaligus mencatat peningkatan kinerja operasional pada semester pertama 2026....