SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD I Golkar berkomitmen melakukan pengawasan terhadap semua persoalan yang terjadi di Sulawesi Selatan. Partai berlambang beringin ini meminta anggota fraksi untuk mengawasi program Pemprov.
Hal ini terungkap dalam rapat yang digelar di kediaman pribadi Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid di Jalan Mapala, dihadiri beberapa anggota fraksi, Minggu (19/1/2020).
Dalam rapat tersebut, Nurdin Halid membahas empat point yang saat ini masih menjadi pembahasan di DPRD dan Pemprov Sulsel. Termasuk polemik Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (Yoss) dan Pemprov Sulsel.
Baca Juga : Tatap Pemilu 2029, Golkar dan Kosgoro Sulsel Bidik 62 Persen Pemilih Muda
“Soal Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging itu, Golkar ingin DPRD mengikuti keputusan periode sebelumnya,” ujar Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, M Risman Pasigai, Senin (20/1/2020).
Keputusan periode sebelumnya, DPRD meminta Pemprov untuk menggandeng YOSS dalam mengelola secara bersama Stadion Andi Mattoanging.
Selain Stadion Andi Mattoanging, MRP sapaan akrab M Risman Pasigai juga sempat menyinggung soal hibah lahan Masjid Al Markaz.
Baca Juga : Usman Marham Antar Ketum Bahlil ke Bandara, Muhidin Dinilai sebagai Lokomotif Suksesnya Musda Golkar Sulsel
“Kalau soal Al Markaz, Golkar tidak ingin ada tanah pemerintah provinsi yang hilang ini semua baik Al Markaz maupun stadion,” kata MRP.
Golkar meminta pada pemerintah agar menindak tegas pelaku tambang yang tidak sesuai prosedur. “Yang ketiga, Golkar minta pamerintah provinsi untuk menertibkan tambang-tambang yang tidak sesuai dengan prosedur,” tutupnya.
Hasil rapat juga meminta ketua DPRD untuk menindaklanjuti hasil keputusan paripurna soal hak angket yang telah direkomendasikan ke beberapa lembaga.
Baca Juga : IAS Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sulsel, Siap Susun Kepengurusan Baru
Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar