Logo Sulselsatu

Oknum ASN di Jeneponto Dilaporkan ke Polisi Atas Kasus Penipuan

Asrul
Asrul

Senin, 10 Februari 2020 18:58

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Jeneponto berinisial H resmi dilaporkan ke Polres Jeneponto atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Pelapor bernama Mila (35), warga Kampung Karamaka, Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala, Jeneponto.

Mila mendatangi Mapolres Jeneponto didampingi oleh kuasa hukumnya dari LBH Gerak Indonesia.

Baca Juga : OJK Bersama Komdigi dan Perbankan Bersatu Berantas Judi Online dan Scam

Kuasa hukum pelapor, Sahabuddin Rauf yang ditemui awak media, Senin (10/2/2020) mengatakan, pihaknya mendampingi korban untuk melaporkan oknum ASN yang ada di lingkup Pemkab Jeneponto.

“Pelaku (H) bertugas di Kantor Kecamatan Bontoramba,” ujar Sahabuddin.

Menurut Sahabuddin, modus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh pelaku dengan cara sebelumnya korban membeli/mencicil 3 unit mobil dari pelaku dengan DP Rp225 juta dengan alasan mobil tersebut status lunas dengan perjanjian mobil tersebut akan diangsur selama 3 tahun dengan cara pembayaran akan dibayar oleh korban tiap ahun kepada pelaku.

Baca Juga : IASC Terima 579 Ribu Laporan Masyarakat, Berhasil Amankan Rp638,9 miliar Dana Korban

“Namun selang beberapa bulan kemudian mobil tersebut disita oleh sdr. Suafid dan sdr. Jufri (pihak pembiayaan) dengan alasan mobil tersebut masih status cicilan dan sudah beberapa bulan tidak membayar cicilan,” katanya.

Setelah itu, kata Sahabuddin, korban mendatangi pelaku karena mobil yang dia cicil itu ditarik oleh pembiayaan.

“Pelaku berjanji membayar kerugian korban dengan jaminan sertifikat rumah dan SK PNS-nya. Namun setelah kami cek sertifikat itu ternyata rumah yang dijadikan jaminan masuk pengawasan BRI karena sudah ambil uang di BRI,” kata Rauf.

Baca Juga : Kasus Penipuan Proyek, Kontraktor di Luwu Timur Jadi Tersangka

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jeneponto Iptu Andri Kurniawan yang dimintai komentar terkait tindak lanjut adanya laporan dugaan penipuan, Andri menyatakan, pihaknya menunggu perintah dari Kapolres untuk tindak lanjut berikutnya.

“Kami tunggu disposisi pimpinan (Kapolres),” singkatnya

Penulis: Dedi
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...