Logo Sulselsatu

Ini Kata Syaharuddin Alrif Soal BPJS Gratis di Sidrap

Asrul
Asrul

Rabu, 12 Februari 2020 09:30

Wakil ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif. (Foto/Ist)
Wakil ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif. (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, SIDRAP – Warga Sidrap sudah tak bisa menikmati pelayanan kesehatan gratis dan mengeluhkan kebijakan pemerintah yang menyetop pelayanan sejak awal 2019 silam.

Isu ini muncul di setiap reses dan temu konstituen Wakil Ketua DPRD Sidrap, Syaharuddin Alrif di beberapa wilayah di Sidrap. Termasuk di Lingkungan Bola Eppae, Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Selasa (11/2/2020) malam.

Terkait hal itu, Sekretaris DPW Partai NasDem Sulsel itu mengatakan, bahwa sejak 2013 silam, Sidrap memang menerapkan kesehatan gratis sebagai program sharing dengan Pemprov Sulsel waktu itu.

Baca Juga : Syaharuddin Alrif Konsolidasikan Kader NasDem Sulsel, Target Pertahankan Kekuatan di 2029

Namun, belakangan muncul layanan BPJS dari pusat, di antaranya BPJS Mandiri, Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Ketenagakerjaan.

Khusus di Sidrap, hingga 2018, atau pada era Rusdi Masse sebagai bupati, ada sekitar 50 ribu warga Sidrap yang terdaftar sebagai BPJS Mandiri dan 70 ribu warga dijamin KIS.

“Saya perlu jelaskan bahwa pada tahun 2018, sudah ada 120 ribu warga dijamin BPJS oleh pemerintah saat itu. Artinya, semua ditanggung oleh pemda,” katanya.

Baca Juga : Syaharuddin Alrif Paparkan Strategi Sidrap Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Warga

Namun awal 2019, kata dia, layanan BPJS gratis dicabut. Dan penerima KIS berkurang menjadi 35 ribu.

“Sebagai partai pemenang pemilu di Sidrap, NasDem memang mengusung BPJS kembali. Sayangnya, APBD 2020 ditetapkan Agustus 2019, atau sebelum anggota DPRD Sidrap yang baru dilantik,” ujarnya.

Padahal, lanjut Syaharuddin, 8 orang dari fraksi NasDem DPRD Sidrap sudah diinstruksikan untuk perjuangkan BPJS gratis.

Baca Juga : NasDem Sulsel Siapkan Kantor Baru yang Ramah untuk Pelayanan Publik

“Mudah-mudahan, saat pembahasan APBD Perubahan 2020 bulan Juli-Agustus mendatang, Partai NasDem bisa memperjuangkan anggaran BPJS gratis ini kembali,” kata dia.

Syahar mengestimasi, anggaran pelayanan kesehatan atau BPJS gratis di Sidrap butuh anggaran sekira Rp70 hingga 80 miliar pertahun.

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...