Logo Sulselsatu

Pemkab-BPDAS Jeneberang Bakal Rehabilitasi Lahan Kritis di Gowa

Asrul
Asrul

Jumat, 14 Februari 2020 16:59

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Jeneberang Saddang akan melakukan mitigasi penanganan bencana pasca banjir dan longsor di Kabupaten Gowa pada daerah Hulu Jeneberang.

Hal itu diungkapkan Kepala BPDAS, Entan Sofyan saat menemui Bupati Gowa, di Ruang Rapat Bupati Gowa, Jumat (14/2/2020).

Ia mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan dengan dua cara yakni secara vegetatif Rehabilitasi Hutan Lindung (RHL) dalam kawasan dan Kegiatan Bibit Kebun (KBK) luar kawasan baik kebun Rakyat (KBR), maupun Kebun Desa (KBD) melalui bibit berkualitas HBK dan kayu-kayuan.

Baca Juga : Resmi Jabat Bupati, Darmawangsyah Muin Fokus Bereskan Utang Pemkab Gowa dan Hak ASN

“Kegiatan ini akan membantu masyarakat melalui program perlindungan dan pemulihan karena nantinya akan ada rehabilitasi hutan lindung kritis seluas 180 hektar pada Sub DAS Jenelata dan DAS Hulu Jeneberang,” katanya.

Dijelaskan Entan, RHL tersebut akan dilakukan di tiga desa di Kecamatan Bungaya yakni di Desa Bissoloro, Desa Rannaloe, dan Desa Buakkang. Sementara untuk KBR dan KBD akan dilakukan di delapan unit desa yakni Pattallikang, Bissoloro, Bontomanai, Rannaloe, Buakkang, Sapaya, Jenebatu, dan Desa Mangempang.

Selain itu, penanaman kebun bibit akan dilakukan oleh masyarakat sebanyak 40 ribu batang/unit dengan luas lahan 40 hektar perunit untuk bibit desa sementara 20 ribu batang/unit untuk bibit rakyat dengan luas 25 hektar perunit .

Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional

“Nantinya penanaman kebun bibit ini akan dilakukan oleh masyarakat dengan pemberian intensif Rp 1000/batang,” jelas Entan.

Menanggapi hal itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku sangat setuju dengan langkah tersebut. Namun sebelum pelaksanaan itu perlu dilakukan penandatangan kerjasama antara pihak Pemprov, TNI/Polri, dan BPDAS mengingat kawasan hutan lindung bukan kewenangan Pemerintah Daerah.

“Pada prinsipnya kami sangat setuju, hanya saja karena ini berhubungan dengan hutan lindung dimana yang menjadi permasalahan Pemda tidak memiliki kewenangan akan hal itu, sehingga perlu dilakukan penandatanganan kerjasama,” ungkapnya.

Baca Juga : Plt Bupati Gowa Darmawansyah Muin Dorong UMKM Masuk Pasar Haji

Dalam mengatasi kebencanaan dalam kawasan hutan lindung lanjut Adnan, dibutuhkan kerjasama dari semua pihak termasuk TNI/Polri dengan mengintegrasikan seluruh program yang ada.

Menurut orang nomor satu di Gowa itu, sudah saatnya semua pihak bekerjasama menangani bencana sebelum bencana itu kembali datang khususnya di Kabupaten Gowa.

“Sudah sangat banyak kerusakan dalam hutan lindung, namun Pemda tidak memiliki kewenangan menangani hal itu karena ditangani oleh Pemprov dan BKSDA sehingga salah satu akibat dari kerusakan itu hutan gundul bencana terjadi dimana-dimana,” bebernya.

Baca Juga : Pegang Siri’ na Pacce, Sikap Keluarga Besar Husniah Talenrang Diapresiasi Akademisi hingga Netizen

Olehnya dirinya berharap melalui pertemuan ini akan ada rapat yang menghadirkan seluruh pihak terkait dan melakukan penandatangan kerjasama untuk Gowa yang semakin baik.

“Kami sisa menunggu kapan penandatangan, setelah itu kami akan himbau masyarakat kami untuk ikut langsung pada rehabilitasi lahan ini, insyaallah kami sangat siap,” pungkasnya.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...