Logo Sulselsatu

Kemendikbud Buka Peluang Beri Gelar D2 Bagi Jebolan SMK

Asrul
Asrul

Kamis, 02 April 2020 08:55

ilustrasi. (int)
ilustrasi. (int)

JAKARTA – Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK diwacanakan bergelar Diploma 2 (D2) mulai tahun ajaran 2020/2021. Hal ini sudah dibahas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Direktur SMK Kemendikbud Bakrun mengatakan, gelar bisa diberikan bagi siswa yang bersekolah selama empat tahun.

“Yang kita bimbing dulu SMK empat tahun sudah ada. Tapi belum ada pengakuannya. Maka dua tahun ini kita kembangkan lagi SMK program empat tahun,” kata Bakrun, Rabu (1/4/2020).

Baca Juga : Membanggakan! Kemendikbud Percayakan SMKN 3 Pinrang Sebagai Pusat Keunggulan Sekolah Kejuruan di Sulsel

Bakrun menjelaskan, program sekolah empat tahun hanya bisa dilakukan bagi SMK yang bekerja sama dengan industri. Siswa di sekolah tersebut bisa memilih program tiga tahun atau empat tahun.

Pada program ini, siswa diberikan kesempatan praktik lapangan selama satu tahun penuh di industri. Namun, hingga saat ini lulusan program empat tahun tetap mendapat gelar sebagaimana lulusan SMK lainnya.

Rencana pemberian gelar D2 ini, kata Bakrun, hanya bisa dilakukan oleh SMK yang bekerja sama dengan politeknik yang membuka program D4 MEMES.

Baca Juga : Komitmen Kawal Program Kementerian, Dirjen GTK Kemendikbudristek Puji Prestasi UNM

Program D4 MEMES artinya lulusan politeknik bakal mendapat gelar Sarjana 1 Terapan, S2 Terapan sampai S3 Terapan.

“Dengan demikian Politeknik yang D4 MEMES itu bisa mengeluarkan ijazah D2 maupun D3. Maka karena yang punya hak mengeluarkan diploma politeknik. Maka sekolah harus kerjasama dengan politeknik,” tutur Bakrun.

Perkara teknis lain, katanya, masih dalam pembahasan di level pusat. Namun, ia berharap kebijakan ini bisa dimulai pada tahun ajaran baru.

Baca Juga : Komitmen Dukung Dunia Pendidikan, Yamaha Raih DUDI Awards dari Kemendikbudristek RI

Nantinya, seluruh lembaga pendidikan vokasi juga diwajibkan bermitra dengan industri. Kemitraan bisa dimanfaatkan untuk pendidikan dan pelatihan dosen, pembentukan kurikulum, akreditasi, program magang, pembagian sumber daya hingga penyerapan lulusan.

Kemendikbud, ingin SMK fokus dalam pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM). Ini dimulai dari kualitas pengajar hingga keterampilan dan keahlian siswa sesuai kebutuhan sekarang.

“Nanti kita lihat ada beberapa yang dikembangkan, beberapa program keahlian yang jadi prioritas. Paling tidak ada empat, yaitu mesin, konstruksi, hospitality dan ekonomi kreatif,” ujar Bakrun dalam konferensi video bersama jajaran SMK.

Baca Juga : Dukung Program PJJ, Kemendikbud Gandeng Empat Operator Seluler

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar18 Agustus 2026 17:34
Dorong UMKM Binaan Naik Kelas, Pelindo Jasa Maritim Gelar Bazar Spesial HUT RI ke-81
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya untuk semakin mandiri dan berkembang....
Teknologi18 Agustus 2026 15:48
Lenovo IdeaPad Slim 3i Hadir dengan NPU dan Fitur AI, Harga Mulai Rp11 Jutaan
Lenovo meluncurkan IdeaPad Slim 3i 14IWC11 di Indonesia. Laptop ini menjadi perangkat pertama di Indonesia yang menggunakan prosesor Intel® Core!...
Nasional18 Agustus 2026 14:27
XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan Pascagempa NTT
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT)....
News18 Agustus 2026 14:13
Rayakan HUT RI ke-81, Bukit Baruga Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian
Bukit Baruga memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar upacara bendera di Driving Range Golf Bukit Baruga, Senin (17/8/20...