Logo Sulselsatu

Begini Strategi Komisi D DPRD Sulsel Putar Perekonomian Rakyat

Asrul
Asrul

Kamis, 14 Mei 2020 18:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulsel menggelar rapat kerja terkait refocusing kegiatan pada OPD Mitra Komisi D yang berlangsung di Kantor DPRD Sulsel, Rabu, (13/5/2020).

Pertemuan tersebut membahas
penyesuaian anggaran yang mengacu dari SK Menteri Keuangan dan Mendagri. Dalam rapat itu terjadi kesepakatan antara komisi D dengan mitra kerjanya untuk pemotongan anggaran sebesar 52 persen.

“Harapan setiap paket juga tidak mutlak disama ratakan pemotongan. Misalnya pekerjaan kecil yang bisa dipadat karyakan sebaiknya jangan dipotong serta paket paket yang besar sebaiknya disiapkan pekerjaan padat karya, sehingga mitra kerja komisi D mampu menghidupkan perputaran ekonomi masyarakat lokal setempat,” kata ketua Komisi D, Jhon Rende Mangontan (JRM) dalam rapat tersebut.

Baca Juga : Mayoritas Fraksi DPRD Sulsel Dorong Hak Angket untuk Selamatkan Aset CPI

Selain itu, JRM yang juga representatif dari Partai Golkar di Komisi D, juga mengimbau mitra kerjanya agar setiap OPD wajib membuatkan surat pernyataan kepada kontraktor agar menyerahkan item-item mana yang akan dipadat karyakan.

“Ini penting agar kami dari komisi D mampu mengawasi sampai sejauh mana komitmen kita untuk mendukung terjadinya perputaran ekonomi kerakyatan setempat, dan apabila kalau ini kita bisa laksanakan maka Insya Allah kita sudah mampu memperkecil pengangguran serta kehidupan masyarakat yang terdampak Covid-19, bisa terjawab pelan-pelan,” ujar Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel ini.

Tak hanya itu komisi D juga menyetujui pekerjaan yang sudah ditenderkan dan sementara ditenderkan, atau yang belum ditenderkan tetap saja berjalan.

Baca Juga : Andi Tenri Indah Pastikan Pendidikan dan Kesehatan Jadi Fokus Pengawasan

“Namun kami mengingatkan kepada OPD agar kontraktor wajib menyiapkan surat pernyataan tidak keberatan apabila dikemudian hari tertunda pembayaran akibat kondisi ekonomi yang diakibatkan Covid-19, tapi kita jamin bahwa apabila belum terbanyarkan akibat kondisi keuangan kita terbatas, kita akan memberi kesempatan prioritas di perubahan anggaran atau tahun anggaran berikutnya, sehingga kita butuh saling pengertian dan kerja sama yang baik disetiap elemen,” jelasnya.

Dalam rapat itu, turut hadir Asisten 2 Pemprov Sulsel, Kepala Biro Keuangan, Bappeda, Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas perhubungan, Dinas Permukiman dan Biro Pengadaan.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan01 Juli 2026 16:34
Rakernas APEKSI 2026: Wali Kota Makassar Perkuat Sistem Ketahanan Bencana dan Stok Pangan
SULSELSATU.com, MEDAN – Pemerintah Kota Makassar, berkomitmen dalam memperkuat ketahanan daerah melalui pembangunan sistem penanggulangan bencana ya...
Pendidikan01 Juli 2026 16:32
Seleksi Mandiri UNM 2026 Dimulai, 5.351 Calon Mahasiswa Perebutkan 2.636 Kursi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi menggelar Seleksi Mandiri Tahun 2026 yang diikuti 5.351 calon mahasiswa. Ribuan p...
Sulsel01 Juli 2026 15:07
PLN UIP Sulawesi Salurkan 75 Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa di Jeneponto
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) dan BKK Touring UIP Sulawesi menyalurkan bantuan sosial kepad...
Bisnis01 Juli 2026 11:32
Didorong Veloz Hybrid, Penjualan Kalla Toyota Tembus 2.000 Unit pada Juni 2026
Kalla Toyota mencatatkan kinerja positif pada semester pertama 2026. Perusahaan berhasil membukukan penjualan lebih dari 2.000 unit pada Juni 2026, se...