Logo Sulselsatu

Siapkan Tiga Skema, Sekolah di Jakarta Bisa Buka Meski Ada Wabah

Asrul
Asrul

Jumat, 15 Mei 2020 13:26

ilustrasi. (int)
ilustrasi. (int)

JAKARTA – Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyiapkan tiga skema agar siswa bisa kembali belajar di sekolah di tengah pandemi Covid-19 dan jelang tahun ajaran baru 2020/2021.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jakarta Nahdiana dalam rapat teleconference bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pada Senin (11/5). Video rapat diunggah di akun Youtube resmi milik Pemerintah Provinsi Jakarta.

“Kami melakukan ini semua dengan mengikuti kebijakan pemerintah apabila PSBB ini telah dibuka kembali, maka kami bersiap kembali ke sekolah dengan rancangan yang kami buat dengan beberapa alternatif,” kata Nahdiana dalam rekaman di youtube DKI yang dilihat, Jumat (15/5/2020).

Baca Juga : Jokowi Tolak Permintaan Anies Baswedan Soal Karantina Wilayah

Nahdiana menjelaskan, skema pertama yakni hanya sebagian sekolah yang dibuka dengan semua siswa belajar di sekolah. Kemudian, skema kedua, hanya sebagian sekolah yang dibuka dengan sebagian siswa belajar di sekolah.

Skema ketiga adaah hanya sebagian sekolah yang dibuka dengan sebagian siswa belajar di rumah, dengan pihaknya memberikan beberapa hal pengamatan dan kesiapan.

Untuk mendukung tiga skema itu, pihaknya juga akan memastikan kesiapan sekolah, guru, maupun lingkungan sekolah pasca pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca Juga : Pandemi Corona, Anies Baswedan Liburkan Seluruh Sekolah di Ibu Kota

Menurut dia, dengan ketiga alternatif tersebut, sekolah juga harus memiliki cukup fasilitas sanitasi, mulai dari alat pelindung diri masing-masing dan alat protokol kesehatan yang harus ada ketika nanti murid-murid kembali ke sekolah. Ini juga termasuk sterilisasi ruangan dan pengaturan ruang pembelajaran

“Apakah itu sudah aman, baik internal dan lingkungan sekitarnya apakah masih berada di zona merah dan lain-lain,” ujarnya.

Selain itu, Nahdiana menjelaskan pihaknya telah merancang masa transisi belajar di sekolah selama dua bulan. Ia mengatakan, pada pekan pertama dan kedua masa transisi, kegiatan belajar mengajar di sekolah hanya dilakukan satu hari secara bergantian.

Baca Juga : Pemprov DKI Tutup Seluruh Tempat Wisata di Ibu Kota

Berikutnya siklus kedua, yakni dua pekan belajar di sekolah, dua pekan belajar di rumah dilakukan secara bergantian.

“Maka siklus ketiga kita mulai rencanakan bergantian satu minggu sekali,” ujarnya.

Terkait tiga skema itu, Anies menilai meskipun menarik, melihat kenyataan sulit menerapkannya secara simetris di Jakarta. Oleh karena itu, menurut dia, penerapannya bisa dilakukan bervariasi

Baca Juga : Pemprov DKI Anggarkan Rp54 Miliar Khusus Penanganan Corona

Lebih lanjut, Anies menilai, skema yang paling mungkin diterapkan yakni hanya sebagian sekolah yang mengadakan kegiatan belajar mengajar. Pasalnya, menurut dia, masih banyak sekolah yang berada di zona merah penyebaran virus corona.

“Karena sebagian sekolah memang kawasannya belum siap dan agak berisiko. Kita harapkan untuk sebagian sekolah itu masuk, sebagian tentu akan bertahan lebih lama (menerapkan sistem belajar dari rumah),” ujar mantan Mendikbud tersebut.

Anies juga meminta Dinas Pendidikan mulai menyiapkan fasilitas pencegahan penyebaran virus corona di sekolah. Di antaranya dengan menyediakan tempat cuci tangan di setiap pintu masuk ruang kelas hingga penerapan physical distancing.

Baca Juga : Jadi Sarang Narkona, Pemprov DKI Jakarta Tutup Diskotek Golden Crown

“Jadi, masalah cuci tangan kesempatan emas buat membiasakan anak-anak untuk cuci tangan secara seeing. Karena di masy kita, kita tahu belum terjadi itu,” ucap Anies

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...