SULSELSATU.com, GOWA – Pemkab Gowa akan mulai menormalkan sejumlah aktivis dalam menyambut new normal.
Salah satunya aktivitas salat berjamaah di masjid khususnya di Masjid Agung Syekh Yusuf. Hanya saja untuk waktunya belum ditetapkan. Namun sejumlah persiapan telah dilakukan sebelum dibuka untuk digunakan salat berjamaah.
“Untuk digunakan kita tinggal menunggu petunjuk atau rekomendasi dari Bapak Bupati,” kata Kepala Bidang Pembinaan Sosial Spiritual Dinsos Gowa, Najamuddin, Jumat (6/6/2020)
Sementara itu, sejumlah persiapan sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa jelang pembukaan kembali masjid kebanggaan masyarakat Kabupaten Gowa ini. Seperti pemasangan tanda untuk mengatur jarak antara jemaah.
“Kami sudah pasangi lantai masjid dengan stiker untuk mengatur jarak jemaah. Kita atur jarak 120 centimeter,” jelasnya.
Selain mengatur jarak, beberapa protokol kesehatan jaga akan diterapkan oleh pengurus Masjid Agung Syekh. Seperti jemaah wajib pakai masker, Wudhu atau cuci tangan sebelum masuk ke masjid, pengukuran suhu.
Baca Juga : BKN Bakal Panggil BKD Gowa Usai 16 Pejabat Eselon II Dinonaktifkan oleh Bupati
“Kami juga meminta untuk membawa perlengkapan salat sendiri,” kata Najamuddin.
“Bagi jamaah yang ada gejala sakit atau batuk atau influenza sebaiknya salat di rumah saja dan tentunya menaati aturan shaf,” harapnya.
Guna mencegah penyebaran Covid-19, Najamuddin juga menyarankan agar seluruh masjid di Kabupaten Gowa yang jumlahnya kurang lebih 1.300 untuk mengikuti protokol kesehatan.
Baca Juga : Daftar 15 Pejabat Eselon II Pemkab Gowa yang Dinonaktifkan Sementara Bupati Husniah
“Kita berharap pandemi Covid-19 ini cepat berakhir dan kita bisa beraktivitas seperti biasa. Salah satunya salat berjamaah di masjid,” tandasnya
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar