Logo Sulselsatu

Tahun Ajaran Baru, Siswa di Gowa Belajar Via Virtual

Asrul
Asrul

Senin, 29 Juni 2020 18:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Pemkab Gowa memutuskan aktivitas belajar mengajar tahun ajaran baru masih menggunakan sistem daring atau virtual.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diketahui memutuskan proses belajar pada tahun ajaran baru 2020/2021 akan berlangsung pada 13 Juli 2020 mendatang.

“Kemendikbud belum memutuskan apakah proses belajar mengajar di tahun ajaran baru ini dilakukan lewat tatap muka atau masih lewat daring. Hanya saja kami memutuskan belum boleh melakukan tatap muka, makanya masih dilakukan secara virtual (daring),” kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Senin (29/6/2020).

Baca Juga : Resmi Jabat Bupati, Darmawangsyah Muin Fokus Bereskan Utang Pemkab Gowa dan Hak ASN

Menurut dia, kebijakan ini diambil pihaknya setelah mencermati perkembangan angka positif COVID-19 di daerah berjuluk Butta Bersejarah ini masih sangat tinggi. Sehingga dianggap masih belum aman bagi siswa untuk melakukan proses belajar belajar secara tatap muka.

Berdasarkan data dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Gowa, terpantau kasus positif mencapai. Adapun jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 548 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 295 orang.

“Dengan laju penularan ini kita menganggap masih belum bisa adanya aktivitas dalam sekolah. Anak-anak, utamanya di jenjang SD masih sangat sulit untuk kita ajak mereka menjaga jarak, makanya harus dilakukan lewat di rumah saja,” tegas Bupati Adnan.

Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional

Dalam kebijakan ini, dirinya juga menginstruksikan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa agar mengalihkan Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk pengadaan kuota internet bagi siswa dan tenaga pengajar untuk bisa memaksimalkan pembelajaran daring.

“Dana BOS yang biasanya digunakan untuk keperluan pembayaran listrik, air dan keperluan lainnya di sekolah kita alihkan untuk pembelian kuota internet,” ujarnya.

Dengan kebijakan ini juga bisa membantu beban orang tua dan tenaga pengajar dalam memenuhi kebutuhan kuota internet mereka.

Baca Juga : Plt Bupati Gowa Darmawansyah Muin Dorong UMKM Masuk Pasar Haji

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...