Logo Sulselsatu

Walhi Nilai Reklamasi Lae-Lae Bakal Perkeruh Konflik Nelayan dan Penambang

Asrul
Asrul

Kamis, 10 September 2020 21:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSARWalhi Sulsel menyoroti rencana pemprov mereklamasi kawasan Pula Lae-Lau pada akhir 2020 mendatang.

Direktur Eksekutif WALHI Sulsel Muhammad Al Amin mengatakan, langkah pemprov melakukan reklamasi tersebut tak memiliki dasar hukum yang jelas tentang pemanfaatan wilayah pesisir.

Ia menilai, rencana reklamasi tersebut hanya akan memberi dampak negatif bagi masyarakat, khususnya para nelayan karena harus melewati tahapan pengerukan pasir yang berujung akan mengurangi penghasilan nelayan.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Apa dasarnya pemprov melakukan reklamasi di Lae-Lae, dasar hukumnya dan kajian sosialekologisnya , dasar hukum dan dasar sosial ekologis, kalo dia melakukan reklamasi otomatis pasti ada tambang pasir lagi, kalo tambang pasir lagi itu mengganggu wilayah tangkap nelayan,” kata Al Amin, Kamis (10/9/2020).

Bahkan rencana reklamasi hanya akan melahirkan konflik dan pengerukan pasir berskala. Sebab hingga saat ini, konflik masyarakat pesisir yang menolak penambangan pasir masih terus berlangsung.

“Kami juga menilai bahwa ini ada semacam upaya adu domba untuk membenturkan antara warga yang selama ini memperjuangkan wilayah tangkapnya dari kegitan tambang pasir dengan warga Pulau Lae-Lae yang rencana akan dikembangkan dan diperluas,” katanya.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Ia menyarankan pemprov untuk mengurungkan niat melakukan reklamasi di Pulau Lae-Lae.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...