Logo Sulselsatu

Menko Perekonomian Minta Pemprov DKI Tiru Wisata Covid Sulsel

Asrul
Asrul

Jumat, 11 September 2020 10:21

ILustrasi. (Int)
ILustrasi. (Int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta ke Pemprov DKI untuk menerapkan program wisata covid Pemprov Sulsel, dalam meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19 di Ibu Kota.

Hal itu disampaikan Airlangga dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube BNPB, Kamis (10/9/2020).

Wisata covid yang diterapkan Pemprov Sulsel selama ini dengan menempatkan pasien-pasien yang terpapar Covid, utamanya Orang Tanpa Gejala (OTG) di hotel berbintang, disertai program pemulihan mulai dari pemenuhan gizi, pemenuhan kebutuhan spiritual hingga mengikuti program olahraga secara rutin.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Jadi peningkatan rumah sakit dan fasilitas kesehatan itu juga akan terus menambah fasilitas di hotel, termasuk memanfaatkan hotel bintang 2 dan 3 seperti yang dicontohkan di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Hal ini disampaikan sebagai bentuk perhatian serius terhadap pemerintah terhadap kondisi rumah sakit dan fasilitas kesehatan di DKI Jakarta dalam menangani Corona.

Apalagi, sebelumnya Gubernur DKI Anies Baswedan menyebutkan, jika sejak memasuki masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, persentase keterisian tempat tidur isolasi Corona meningkat.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Terpisah, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah pusat terhadap program wisata Covid Pemprov Sulsel.

Tentunya ini semakin membuat pihaknya untuk terus menghadirkan inovasi baru dalam layanan pemerintahannya, seperti salah satunya sektor kesehatan wisata Covid.

Apalagi memang, kata dia, tidak dipungkiri sudah ribuan pasien mengikuti wisata Covid, dan hasilnya sudah banyak yang sembuh.

Baca Juga : Dukung Pengembangan Talenta Digital, Menko Perekonomian Tinjau Program Pemagangan Nasional di Telkom

“Program duta wisata Covid-19 selama ini efektif dalam menekan angka penularan virus utamanya mereka yang tanpa gejala dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” ujarnya.

Sebelumnya, data awal Juni dari sekitar 1.600 peserta wisata Covid-19, sebanyak 60 persen di antaranya sudah dinyatakan pulih dan dikembalikan ke rumahnya masing-masing.

“Bayangkan kalau 1.600 ini kita tidak isolasi mandiri, dia tersebar di mana-mana, saya sudah membayangkan Sulsel ini menjadi zona yang sangat merah,” tambahnya.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sulsel ini menambahkan, peningkatan angka positif dinilainya cukup seimbang. Sebab sejauh ini Forkopimda yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel sudah berupaya untuk melakukan penataan terhadap Covid-19.

“Jangan kita lihat peningkatan jumlah yang terkonfirmasi positif. Ini seimbang yang terkonfirmasi (positif) itu, pemerintah bekerja keras untuk mencari orang-orang yang tertular, itu yang kita lakukan. Tetapi ada juga yang sehat. Yang sehat ini yang banyak, maka semakin banyak orang tertular, semakin cepat kita pulihkan. Itulah yang coba kita lakukan,” jelasnya.

Dia juga berharap masyarakat yang sudah lanjut usia dan ada riwayat penyakit penyerta sebaiknya tetap di rumah saja, karena virus mematikan merupakan musuh tak terlihat.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

“Saya meminta kepada orang tua ku semua yang ada penyakit penyerta tentu sebaiknya lebih banyak di rumah, karena kita tidak tahu virus ini dimana. Kita menghadapi musuh yang tidak kelihatan. Oleh karena itu, sekali lagi saya titipkan, cara melindungi diri itu tidak sulit, pakai masker, usahakan tangan selalu bersih, jaga jarak, hindari kerumunan,” pungkas Nurdin.

Terpisah,Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Ichsan Mustari dikonfirmasi menuturkan, tentunya menjadi sebuah kebanggan jika program duta wissta covid yang merupakan inisiasi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dicontoh oleh daerah lain.

Karena memang, tidak dipungkir program ini sangat jitu menekan angka penambahan pasien covid, utamanya mereka berstatus OTG. Apalagi memang, semangat program ini menekan penyebaran virus covid-19 sekaligus melahirkan duta-duta wisata covid.

“Sangat bagus jika program ini diadaptasi daerah lain, karena memang berhasil menyembuhkan ribuan orang. Duta wisata covid ini tentunya mereka yang sembuh diajar menjadi educator di daerahnya,” ungkapnya.

Jadi, mereka yang sembuh kembali ke daerahnya mengedukasi keluarga, kerabat dan lingkungan sekitarnya untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Alhamdulillah trend angka pasien turun, utamanya OTG dimana dari sebelumnya enam hotel yang dijadikan tempat untuk duta wisata covid kini tersisa dua hotel saja,” terangnya.

Hotel yang dimaksudkan, Swisbellhotel, Remcy Hotel, Grand Imawan, Almadera, Harper dan Grandplace. Kini, tersisa dua yang menampung duta wisata covid, yakni Swissbellhotel dan Almadera.

Dia menjelaskan, pasien OTG yang ikut program duta wisata covid diberikan pemenuhan gizi, siramah rohani dan diikutkan program kebugaran kesehatan.

dr Ichsan menjelasan, disisi lain hadirnya program ini tentu berperan dalam mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Dampak covid besar, banyak PHK dan usaha banyak gulung tikar. Hadirnya wisata covid membantu sejumlah sektor usaha untuk tetap menggeliat, karena pasien ditempatkan dihotel dan beberapa kebutuhan gizinya disuplay dari UMKM,”paparnya.

#Updated Perkembangan Info Wisata Covid Sulsel

Dinas Kesehatan Sulsel mencatatkan per 9 September jumlah peserta yang mengikuti wisata covid mencapai 4.976 orang.

Dari jumlah tersebut tercatat sementara dirawat sebanyak 188 orang dan selesai dirawat sebanyak 4.788 orang. Sementara sebanyak 54 orang dirujuk dan dinyatakan sehat sebanyak 4.734 dari jumlah tersebut sebanyak 3.132 orang semnuh dari Swab Positif.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...