Logo Sulselsatu

Dukung Gowa Jadi Pencetak Hafiz, Ketua MUI Rajin Kampanyekan Adnan-Kio

Asrul
Asrul

Senin, 09 November 2020 14:32

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Ketua Majelis Indonesia (MUI) Kabupaten Gowa, KH Abu Bakar Paka ikut menyosialisasikan program satu hafiz satu desa/kelurahan, yang merupakan salah satu program prioritas Calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni Kr Kio (Adnan-Kio).

Abu Bakar berpendapat, program keagamaan Adnan-Kio wajib didukung. Makanya, Abu Bakar siap allout berkampanye. Pasalnya, menurut Abu Bakar, keberpihakan Adnan-Kio untuk menanamkan nilai ketakwaan masyarakat tak perlu diragukan lagi.

“Sebelum program satu penghafal Al-Qur’an ini dijadikan program, Pak Adnan dan Karaeng Kio sudah lebih dulu meluncurkannya pada tahun 2019 kemarin,” kata Abu Bakar, saat melakukan kunjungan tokoh di Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Senin (9/11/2020).

Baca Juga : VIDEO: Polisi Gadungan Ditangkap di Gowa Usai Peras Warga

Sejauh ini, sudah ada 30 calon hafiz yang disekolah oleh Pemerintah Kabupaten Gowa di Sekolah Agama Quantum Akhyar Institut, Bekasi, yang ditangani oleh Ustad Adi Hidayat. Dan seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah.

“Apalagi Pak Adnan dan Karaeng Kio juga berkomitmen membangun Rumah Tahfiz. Rumah Tahfiz ini nantinya yang akan menampung dan membina para penghafal Al-Qur’an di Kabupaten Gowa,” terangnya.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Gowa di bawah kepemimpinan Adnan-Kio telah menyediakan lahan sekitar 13.158 meter persegi (m2) yang merupakan bekas kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa yang berlokasi di Jalan Poros Limbung-Takalar, KM 12, Kelurahan Mata Alo, Kecamatan Bajeng untuk dibanguni Rumah Tahfiz.

Baca Juga : VIDEO: Kecelakaan di Jembatan Kembar Gowa, Mobil dan Pembatas Jembatan Rusak

“Program ini tidak lain dan tidak bukan agar Kabupaten Gowa menjadi daerah yang religius dan cerdas. Serta yang terpenting adalah supaya kita semua di Kabupaten Gowa insya Allah terus dirahmati oleh Allah SWT,” jelas Abu Bakar.

Program satu hafiz satu desa/kelurahan ini rencananya akan mulai digalakkan ada tahun 2021. Nantinya, ada 167 orang yang tergabung dari tiap desa/kelurahan yang akan dibina secara intensif.

“Kalau berdasarkan kurikulumnya, butuh waktu sekitar kurang lebih 2 tahun untuk menjadikan pembelajar itu bisa menjadi tahfiz. Dan insya Allah, kita yakin dengan dorongan dan sokongan pemerintah, anak-anak kita pasti bisa menjadi penghafal Al-Qur’an. Lagi-lagi bukan cuma untuk dirinya, tapi insya Allah akan menjadi berkah untuk kita semua di Kabupaten Gowa pada khususnya,” paparnya.

Baca Juga : Uniknya Wisuda TK Al Husna Gowa, Digelar Sambil Berkebun

“Untuk itu bapak ibu, semua diawali dengan niat. Dan insya Allah yang baik akan selalu diawali dari kanan. Maka dari itu, perlu dukungan, doa, dan tindakan bapak ibu sekalian agar ikut mencoblos gambar sebelah kanan di TPS pada 9 Desember nanti,” tutup Abu Bakar.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...