Logo Sulselsatu

Jaga Suasana Kondusif di Makassar, Akademisi Imbau Kandidat Tak Buat Kericuhan

Asrul
Asrul

Minggu, 06 Desember 2020 10:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pilkada Makassar 2020 memasuki masa tenang. Berlangsung tiga hari sebelum pencoblosan, pada 6-8 Desember 2020. Selama itu, tak boleh lagi ada lagi aktivitas kampanye dalam bentuk apapun. Termasuk pengerahan massa. Apalagi di masa pandemi Covid-19.

Sejumlah akademisi dan pegiat demokrasi di Kota Makassar pun menitipkan pesan. Jangan ada pasangan calon yang mencoba membuat tindakan yang berpotensi mengacaukan Pilkada ini.

Mulai dari menebar fitnah, omong kosong, menyebarkan berita-berita hoaks hingga mencoba melakukan praktik money politic (politik uang) yang biasanya marak di detik-detik akhir jelang pemungutan suara.

“Seyogyanya semua pihak dapat melaksanakan segala ketentuan selama masa tenang. Komitmen bersama agar tercipta pemilu yang berintegritas, menjadi tanggung jawab bersama,” kata akademisi Universitas Hadanuddin (Unhas), Dr Sakka Pati, Minggu (6/12/2020).

Menurut Kapuslitbang Konflik, Demokrasi, Hukum, dan Humaniora LPPM Unhas itu, masa tenang adalah waktu bagi masyarakat untuk memberikan penilaian. Jika ada paslon dan tim suksesnya yang mencoba mengacaukan masa tenang, maka akan menjadi contoh buruk dan tak layak dipilih di TPS pada 9 Desember mendatang.

“Sesungguhnya masa tenang bisa menjadi penilaian masyarakat terhadap paslon dan tim suksesnya yang menggunakan kesempatan berkampanye atau black campaign di saat aturan melarangnya,” tegasnya.

“Mari kita lalui masa tenang dengan menjaga kondisi yang kondusif, kita mendukung KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara untuk menjalankan tugasnya, serta datang ke TPS untuk menyalurkan hak konstitusi kita memilih pemimpin dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” tambah Sakka Pati.

Senada dengan itu, akademisi Unhas lainnya, Andi Ali Armunanto juga mengajak seluruh kandidat untuk mempertontonkan kedewasaan dalam berpolitik. Tak mengganggu masa tenang dengan intrik-intrik politik demi memuluskan ambisinya.

“Saya ingin mengimbau kepada para pasangan calon agar tetap bisa menjaga kondusifitas pilkada selama masa tenang. Mengajak timnya untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang bisa mencederai semangat free and fair election,” ungkap Anto, sapaan karibnya.

Ia juga berharap kepada warga Kota Makassar agar tak tergiur dengan iming-iming politik uang yang ditawarkan oleh oknum-oknum perusak demokrasi. Termasuk jangan pernah mempercayai fitnah dan berita-berita bohong yang sengaja disebarluaskan demi menjatuhkan kandidat tertentu.

“Kepada para pemilih, jangan pernah tergiur dengan money politik dan isu politik yang tidak jelas yang marak dimasa tenang. Saya juga berharap kepada KPU, Bawaslu dan Gakkumdu agar tetap fokus dalam mengawal Pilwalkot Makassar utamanya pada masa tenang yang biasanya akan marak diwarnai dengan pelanggaran,” demikian ketua Jurusan Ilmu Politik Unhas itu.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...