Logo Sulselsatu

Danny-Fatma Diunggulkan Menang, Akademisi: Sisa Jaga Basis Suara dari Kecurangan

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Selasa, 08 Desember 2020 16:24

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Hari pencoblosan Pilkada Makassar sisa beberapa jam lagi ke depan, pada Rabu, 9 Desember 2020. Inilah momen memilih satu dari empat pasangan calon pemimpin Kota Makassar, pasca kemenangan kolom kosong (koko) di Pilkada Makassar 2018.

Akademisi dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Muhammad Ridha menilai, pilkada calon tunggal Kota Makassar dua tahun lalu masih begitu membekas di ingatan publik pasca M Ramdhan Pomanto “dikerjai” dan berujung diskualifikasi. Kemenangan kolom kosong melawan Munafri Arifuddin, pun menjadi catatan sejarah baru di sepanjang sistem pilkada langsung di tanah air.

“Salah satu yang khas dari pilkada Makassar, seperti kasus kemenangan kotak kosong melawan Munafri. (Itu) menunjukkan kesan bahwa Danny sebagai orang biasa, bukan bagian dari kepentingan elite lokal, sangat besar,” kata Ridha kepada awak media, Selasa (8/9/2020).

Akademisi yang menulis beberapa buku berkaitan dengan isu-isu ekonomi politik kontemporer ini menekankan, hasil Pilkada Makassar 2018 bisa dikata cerminan karakter masyarakat Makassar. Yakni tidak akan menerima kelompok penguasa menjalankan roda pemerintahan.

“Orang Makassar itu menolak dominasi oligarki. Kemenangan kotak kosong bisa memperlihatkan itu,” kata Ridha.

Sekadar diketahui, hasil Pilkada Makassar 2018 lalu bahwa perolehan suara yang mencoblos koko sebanyak 300.795 orang alias 53,23 persen dari total suara sah. Partisipasi pemilih pun cuma berada di angka 57,20 persen.

Lantas siapa yang berpeluang dari empat pasangan calon di Pilkada Makassar 2020?

Ia menilai, pasangan Danny-Fatma tinggal menjaga lumbung-lumbung suara untuk memenangkan Pilkada Makassar. Dan itu sudah terkonfirmasi dari hasil survei yang tanpa direkayasa.

“Saya kira ADAMA’ (akronim Danny-Fatma) tinggal menjaga basis-basis suara mereka. Survei terakhir CRC (Celebes Research Center) memperlihatkan keunggulan elektabilitas jauh di atas pasangan lain,” demikian Ridha.

Dalam survei CRC, menunjukkan 45,9 persen masyarakat menginginkan pasangan Danny-Fatma menjadi wali kota dan wakil wali kota. Angka itu unggul jauh dari pasangan Munafri Arifuddin-Rahman Bando dengan 35,2 persen, lalu Syamsu Rizal-Fadli Ananda 9,6 persen, dan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Nurdin Halid 6,6 persen. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...