Logo Sulselsatu

Masuki Musim Hujan, BPBD Jeneponto Ingatkan Wilayah Bencana

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Senin, 21 Desember 2020 14:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Jeneponto diguyur hujan dengan intesitas ringan, sedang, hingga lebat.

Hal ini dipengaruhi satu diantaranya, fenomena La Nina yang meningkatkan curah hujan.

La Nina merupakan anomali sistem global yang cukup sering terjadi dengan periode ulang, berkisar antara dua sampai tujuh tahun.

Kabupaten Jeneponto yang berjukul Butta Turatea ini memiliki 11 kecamatan. Tiga Kecamatan diantaranya dianggap rawan banjir karena lokasinya berada di aliran sungai.

Kecamatan yang rawan banjir adalah, Kacamatan Binamu, Kecamatan Tamalatea, Kecamatan Bangkala.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto, Anwar mengatakan, ada tiga kecamatan di Jeneponto yang berpotensi rawan banjir.

Namun kata Anwar, belajar dari pengalaman tahun 2019 lalu, Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, salah satu wilayah yang paling banyak menelan korban jiwa hingga rumah diporak-porandakan.

“Dalam musim La Nina ini daerah-daerah rawan bencana di Kabupaten Jeneponto pada umumnya seluruh kecamatan. Tapi utamanya yang pernah terjadi itu daerah aliran sungai khususnya Desa Sapanang,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/12/2020).

Akan tetapi kata dia, BPBD tetap memantau elevasi air di daerah bendungan.

Dia mengaku, ketika Kabupaten Gowa diguyur hujan dan Jeneponto tidak hujan pihaknya tetap mengantisipasi.

“Kalau Gowa hujan dan Jeneponto tidak hujan kita tetap antisipasi. Sampai sekarang tinggi muka air di elevasi bendungan masih dalam kondisi normal,” jelasnya.

Anwar mengklaim, ketika Gowa dalam status siaga, maka ia memerintahkan seluruh staf BPBD Jeneponto untuk siap siaga.

“Kalau dia (Gowa) siaga, maka kita memerintahkan kepada seluruh staf BPBD melakukan siaga dan kita sampaikan ke kecamatan melalui OPD,” ungkanya.

Sementara itu, untuk titik -titik longsor berada di dataran tinggi yakni kacamatan Rumbia.

Diketahui, bulan lalu, Rumbia tengah mendapat musibah yakni tanah longsor. Selain longsor, juga menelan beberapa korban jiwa hingga rumah warga hilang tertimbun tanah.

“Kalau daerah longsor itu daerah Rumbia. Daerah pergunungan dan itu juga kita antisipasi utamanya yang pernah terjadi. Dan itu kita sudah pindahkan masyarakat dekat situ,” tandasnya.

Untuk posko siap siaga, pihaknya mengaku telah membangun posko induk di kantor BPBD Jeneponto sembari memantau curah hujan utamanya di daerah rawan banjir.

“Jadi khusus untuk daerah rawan banjir sementara ini kita baru bangun posko induk di Kabupaten tepatnya di kantor BPBD, disamping kita pantau kondisi curah hujan ini di kecamatan utamanya daerah Sapanang, Tarowang apalagi itu sering banjir kan dan tetap komunikasi dengan pemerintah setempat,” pungkasnya.

Penulis: Dedi

Editor: Didi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar03 November 2026 10:39
​Festival Bulan Budaya Makassar Sukses Digelar, Pemkot Perkuat Ruang Ekspresi Seniman Loka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Kebudayaan sukses menyelenggarakan rangkaian Festival Bulan Budaya di...
Makassar03 November 2026 09:34
Terima Kunjungan Kapolres Pelabuhan, Andi Syahrum Bahas Pemenuhan Air Bersih di Ujung Tanah dan Sangkarrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, bersama Plt Direktur Umum, Andi T...
Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...