Logo Sulselsatu

Buntut Dana Hibah Pariwisata Tak Cair, Anggaran Pemkot Makassar Dipotong Rp40 M, Danny: Gara-gara Keinginannya Orang Kita Dapat Hukuman

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Jumat, 05 Maret 2021 11:58

Walikota Makassar Danny Pomanto diharap bisa mencari solusi dari truk Tangkasaki yang diubah menjadi bus pariwisata oleh mantan Pj Walikota Rudy Djamaluddin.
Walikota Makassar Danny Pomanto diharap bisa mencari solusi dari truk Tangkasaki yang diubah menjadi bus pariwisata oleh mantan Pj Walikota Rudy Djamaluddin.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mendapat sanksi akibat gagal mencairkan dana hibah pariwisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sanksi tersebut berupa pemangkasan dana bantuan dari pusat sebesar Rp40 miliar. Keputusan itu diambil Kemenparekraf, sebab peruntukannya untuk pengusaha hotel dan restoran.

Wali Kota, Danny Pomanto menyayangkan keputusan tersebut. Pasalnya anggaran yang dipangkas sangat besar. Terlebih, banyaknya program prioritas yang akan dilaksanakan khususnya penanganan Covid-19.

Baca Juga : Disanksi Rp40 Miliar Karena Dana Hibah, Mario Sebut Pemkot Sebelumnya Goblok!

“Kita ada yang dipotong itu, Rp 40 miliar. Saya tanya kenapa dipotong, karena ada punisment (hukuman),” kata Danny.

Danny memandang suntikan dana bantuan itu seharusnya bisa dicarikan. Menyusul hotel dan restoran selaku penerima telah memenuhi syarat.

Akhirnya menemui kendala seiring penjabat wali kota sebelumnya (Rudy Djamaluddin) berkeinginan mengalihkan anggaran ke proyek infrastruktur. Hal itu dinilai menyalahi aturan dalam petunjuk teknis (juknis) penggunaan.

Baca Juga : Dana Hibah Pariwisata Tak Kunjung Cair, Pencopotan Kadis Ternyata Bukan Solusi

“Gara-gara keinginannya orang kita dapat hukuman,” tambahnya.

Danny menambahkan dana hibah yang digelontorkan Kemenparekraf untuk pemulihan ekonomi nasional sebagai dampak Covid-19 senilai Rp 24,4 miliar mengendap di kas daerah.

Akhirnya ditarik kembali karena telah habis masa penggunaan di tahun 2020 lalu. Danny mengatakan langkah yang ditempuh pemerintah dengan terus melakukan koordinasi dengan Kemenparekraf.

Baca Juga : Usaha Pemkot Makassar Cairkan Dana Hibah Pariwisata Masih Nihil

“Kami komunikasikan dengan Pak Sandiaga (Menparekraf). Saya kenal baik beliau,” tutupnya.

Penulis: RESTI SETIAWATI
Editor: ANDI

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...