Logo Sulselsatu

Keponakan Mentan SYL Kritik Pemprov Sulsel Susah Move On Dari Kasus OTT NA

Asrul
Asrul

Selasa, 16 Maret 2021 22:05

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua BPC Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Makassar-Sulsel, Devo Khaddafi, angkat bicara tentang strategis pemulihan citra Provinsi Sulsel pasca OTT yang dilakukan oleh KPK pada Minggu (28/2/2021) dini hari lalu.

Dalam pandangan Perhumas, tutur Devo, Pemprov Sulsel mesti menyiapkan langkah-langkah untuk pemulihan citra positif Pemprov Sulsel di mata publik. Sebab, reputasi Pemprov harus dipisahkan dengan reputasi personal gubernurnya.

Pemprov Sulsel tidak boleh lambat dalam pemulihan reputasi. Apalagi provinsi lain saat ini seperti berlomba untuk menyelesaikan persoalan global; pandemi Covid-19.

Baca Juga : Kajati Baru Didesak Bongkar Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi P3A di Takalar

“Sekarang sudah ada vaksin. Semua provinsi sudah mempersiapkan langkah-langkah menyambut new normal. Sulsel harus move on,” kata keponakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo itu, Selasa (16/3/2021).

Langkah-langkah yang disarankan Devo antara lain yang mampu menarik minat investor untuk melakukan investasi di Sulsel. Antara lain Memberikan kemudahan perzinan dan jaminan bahwa Sulsel tetap menjadi provinsi aman dan menjanjikan untuk berinvestasi. Yang penting harus ada geliat yg dilakukan utk perbaikan citra inventasi.

Dalam bidang pariwisata juga demikian. Di fase awal pandemi ini (adanya vaksin) tentu menjadi peluang untuk segera membangkitkan pariwisata sebagai solusi lesunya perekonomian rakyat.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Promosi wisata tak perlu muluk-muluk menarik minat turis mancanegara tapi cukup wisatawan nusantara dulu supaya perputaran ekonomi cepat,” katanya.

Devo menyayangkan kurang gesitnya pemangku kepariwisataan Sulsel karena setelah dinakhodai menteri baru (Sandiaga Salahuddin Uno). Padahal, ungkapnya, Sandiaga sudah bolak-balik ke wilayah timur dan tidak sekalipun melirik Sulsel.

“Provinsi lain sudah dikunjungi pak menteri. Harus ada terobosan-terobosan dan strategi khusus untuk menarik perhatian dari kementerian,” paparnya.

Baca Juga : Bupati Takalar Pastikan Tak Terlibat Korupsi, Siap Bantu KPK Ungkap Fakta

Kedatangan menteri itu penting kata Devo, menandakan pemerintah pusat melihat daerah tersebut memang memiliki keseriusan dalam penanganan covid terhadap dampaknya ke pariwisata.

Terakhir, Devo merekankan kembali pentingnya reputasi pemerintahan. Reputasi menjadi daya tarik utama dari masuknya investasi di sebuah daerah.

Karena itu, ia mendukung penuh langkah-langkah strategis Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam memulihkan citra Sulsel di mata publik Tanah Air.

Baca Juga : KPK Ungkap Status Ridwan Kamil, Tersangka Atau Saksi?

“Kita punya harapan besar dan percaya bahwa Plt Gubernur mampu menjalin sinergi dengan pihak-pihak lain untuk meneruskan kepemimpinan dan pembangunan yang baik dengan marwah yang baik pula,” tutup Devo.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 17:15
Ahli Soroti Sprindik Lama dan Alat Bukti Berulang, Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Dinilai Cacat Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr M Syukri Akub, menyoroti penggunaan surat perint...
Pendidikan05 November 2026 15:52
OJK Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong mahasiswa menjadi agen literasi keuangan sekaligus penggerak ekonomi daerah....
Makassar05 November 2026 15:22
ASUS Hadirkan Rekomendasi Laptop Terbaik 2026 di Makassar, Perkuat Standar No.1 Quality & Service
SULSELSATU.com, MAKASSAR – ASUS memperkenalkan berbagai pilihan laptop unggulan 2026 sekaligus memperkuat komitmen terhadap kualitas produk dan ...
Kesehatan05 November 2026 15:20
370 Anak di Gowa Terima Bantuan Susu dari Kementerian PPPA
Sebanyak 370 anak di Kabupaten Gowa menerima bantuan susu dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI untuk mendukung peme...