Logo Sulselsatu

Menag RI: Konflik Israel dan Palestina Bukan Soal Agama

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Kamis, 20 Mei 2021 20:53

Menag Yaqut mengadakan pertemuan virtual dengan Duta Besar Rusia Mrs. Lyudmila G. Vorobyova, Kamis (20/5/2021).
Menag Yaqut mengadakan pertemuan virtual dengan Duta Besar Rusia Mrs. Lyudmila G. Vorobyova, Kamis (20/5/2021).

SULSELSATU.com, Jakarta – Konflik Israel Palestina menjadi topik utama dialog agama Indonesia dan Rusia. Kedua negara sepakat untuk menyuarakan dialog agama untuk perdamaian dunia. Kesamaan pandangan ini muncul dalam pertemuan antara Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dengan Duta Besar Rusia Mrs. Lyudmila G. Vorobyova.

Menag Yaqut menyampaikan, agama memiliki peran besar untuk menyatukan dunia. Namun di sisi lain, saat ini ada orang-orang yang kerap menggunakan agama untuk kepentingan politik semata, dan berdampak pada kehancuran peradaban dunia. Karenanya, diperlukan kesadaran semua pihak untuk menghilangkan sifat destruktif agama ini. Salah satunya dengan memperbanyak dialog lintas agama (interfaith dialogue).

Turut hadir mendampingi Menag dalam pertemuan tersebut Direktur Jenderal Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani dan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin. “Sejarah kita ini juga menunjukkan bagaimana agama-agama selain bisa mempersatukan manusia juga bisa mendestruksi peradaban umat manusia,” tutur Menag, di Jakarta, Kamis (20/5/2021) dilansir website resmi Kemenag RI.

“Contoh yang paling akhir adalah bagaimana konflik politik di Israel dan palestina itu kemudian di beberapa tempat dimodifikasi menjadi konflik agama. Oleh karena itu saya yakin kita sama-sama punya tanggung jawab untuk menghilangkan sikap destruktif agama,” imbuhnya.

Menag berharap Rusia sependapat dengan Indonesia yang berpandangan bahwa untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina perlu kearifan dan menempatkan posisi degan semestinya. “Bahwa ini bukan konflik agama. Ini ada persoalan lain di dalamnya. Sehingga Indonesia, Rusia, dan negara-negara yang peduli dengan perdamaian dunia dapat membantu menyelesaikan ini,” ujar Menag.

Menurutnya, bila konflik yang terjadi adalah murni karena agama tentunya hal ini tidak dapat dibenarkan. “Karena pasti tidak ada satu pun agama yang mengajarkan tentang kekerasan,” ujar Menag.

Senada dengan Menag, Dubes Rusia Mrs. Lyudmila G. Vorobyova menilai konflik antara Israel-Palestina sangat kompleks. Rusia pun setuju bahwa agama saat ini digunakan untuk mengusung kepentingan politik bagi mereka yang berkepentingan.

“Saya berharap kita dapat bergerak bersama mencari cara untuk menghentikan konflik yang terjadi. Kita harus bersama menghentikan perang, karena banyak manusia yang telah menjadi korban. Setiap agama tentunya mengajarkan tentang cinta dan kasih sayang,” tutur Vorobyova.

Indonesia dan Rusia saat ini telah memiliki hubungan diplomatik selama kurang lebih 70 tahun. Salah satu bentuk kerja sama yang kerap dilakukan adalah dengan membangun dialog lintas iman. Negara dengan mayoritas penduduk beragama orthodox ini juga mengayomi berbagai pemeluk agama lain. Sampai hari ini tercatat terdapat sekitar 20 juta penduduk muslim, tiga jutaan umat Buddha, serta katolik, protestan, dan Kristen aliran lainnya.

Dialog lintas iman antara Indonesia – Rusia sekurangnya telah dilakukan sebanyak tiga kali, yakni pada 2016,2018, dan 2019. Dubes Vorobyova berharap pandemi dapat segera berakhir sehingga berbagai agenda terkait dialog lintas iman yang biasanya dilaksanakan Indonesia dan Rusia dapat terlaksana kembali.

“Kami berharap pertemuan hari ini dapat ditindaklanjuti secara teknis dan melanjutkan dengan kerjasama-kerjasama yang lebih nyata,” harap Vorobyova.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum04 Agustus 2026 22:03
Pegawai Ekspedisi di Makassar Polisikan Direktur, Wakil Direktur, dan Admin atas Dugaan Penganiayaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pegawai perusahaan ekspedisi di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), bernama Syahril (34), melaporkan Direktu...
Video04 Agustus 2026 21:45
VIDEO: Viral! Kopdes Merah Putih di Makassar Berdiri di Kawasan TPA Antang
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kota Makassar viral di media sosial. Kopdes itu diketahui berdiri...
Hukum04 Agustus 2026 21:10
Jaksa Periksa 2 Pengurus KONI Makassar Terkait Penyimpangan Dana Hibah Rp15 M
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar memeriksa dua pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar terkait ...
Politik04 Agustus 2026 20:33
Rakorda Gerindra Sulsel, Andi Iwan Aras Targetkan Tambah Kursi dan Menangkan Prabowo Dua Periode
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai momen...