Logo Sulselsatu

Pertama di Indonesia, Danny Tinjau Titik Labuh Isolasi Apung

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 13 Juli 2021 16:03

Pertama di Indonesia, Danny Tinjau Titik Labuh Isolasi Apung

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto meninjau tempat Isolasi apung. Dimana titik labuhnya ditetapkan di hadapan pulau Lae-Lae.

Peninjauan ini dilakukan bersama kepala Otoritas Pelabuhan, Bambang, pihak Pelni, dan Syahbandar.

Danny mengatakan Inovasi Isolasi apung ini pertama di Indonesia akan segera dioperasikan dan bisa jadi ini juga yang pertama di dunia.

Baca Juga : Danny Hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2021 Secara Virtual Bersama Presiden Joko Widodo

“Kami lihat titik labuh yang mana paling bagus, titik labuh ini tentunya banyak pertimbangannya. pertimbangan teknis kedalaman, pertimbangan kedua adalah suplay kemudian pertimbangan ketiga nilai rekreatifnya dan nilai penyembuhanya”ungkapnya

Sponsored by MGID

“munitasnya kalau dia sandar akan seperti didarat tapi kalau dia di tengah laut itu betul-betul menjadi bahagian daripada pengutan imunitas mereka, nah itu tadi kita sudah dikunci titik kordinatnya di Hadapan Pulau Lae-Lae,” tambahnya

Untuk tekhnisnya sendiri, Danny akan melakukan rapat kordinasi bersama seluruh TNI/Polri untuk membahas finalnya seperti merancang hulu hilir siapa yang akan dibawah ke kapal ini.

Baca Juga : Jelang Peluncuran Isman Apung, Pemkot Makassar Gelar Simulasi Penanggulangan Kebakaran di Kapal

“Kita akan bahas bagaimana standarnya nah koordinasi antara detektor, babinsa, bhabinkamtibmas, covid hunter kemudian sampai di atas kapal itu semua punya SOp kami berbagi tugas. otoritas pelabuhan, sabandar, pelindo merumuskan SOP di sini. Terus ada SOP di atas kapal Pelni secara karantina dan kkp dan ada SOp isolasi dimulai dari darat,” kata Danny.

Adapun kriteria pasien covid yang berhak di isolasi apung yakni pasien yang memiliki gejala ringan dan sedang. Sementara yang berat akan tetap di rawat di Rumah Sakit (RS).

Langkah ini diambil Danny karena mendukung penuh rumah sakit yang menangani covid di Makassar.

Baca Juga : Danny Bentuk Tim Motivator Bagi Pasien Covid Isolasi Apung

“Jadi kami akan konsultasikan dengan teman-teman dokter dan para ahli kesehatan yang jelas adalah kita ingin mendukung rumah sakit, rumah sakit jangan penuh karena orang bergejela ringan saja padahal orang bergejala berat dan sedang tidak terlayani karena dipenuhi dengan bergejala ringan apalagi OTG. Ini kita akan pisahkan jadi ringan dan OTG jangan di rumah sakit tinggal disini saja sedangkan yang gejala berat biar di rumah sakit,” jelasnya.

Sementara, Kepala Otoritas Pelabuhan, Bambang menambahkan, pengawasan kapal isolasi apung ini sangat ketat dan tetap terkordinasi dengan dinas kesehatan kota Makassar.

“Dikapal ini kapasitasnya 900 tempat tidur itu sudah dikonsepkan jaga jarak. Jadi seluruh pihak berkordinasi untuk pengawasan yang ketat,” sebutnya.

Baca Juga : Danny Bentuk Tim Motivator Bagi Pasien Covid Isolasi Apung

Kapal penumpang ini merupakan kapal penumpang milik PT Pelni yang dihentikan sementara pengoperasiannya akibat pandemi Covid-19.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Nasional24 Juli 2021 14:02
Sidak Apotek, Jokowi Langsung Telepon Menkes Usai Temukan 3 Obat Ini Kosong
SULSELSATU.com, Bogor - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi salah satu apotek di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/07/2021)....
Tokoh24 Juli 2021 13:37
Berkunjung ke Enrekang, Muslimin Bando Sambut Ketua Gelora Sulsel
SULSELSATU.com, ENREKANG – Ketua DPW Gelora Sulsel Syamsari Kitta melakukan safari politiknya ke Kabupaten Enrekang, Sabtu (24/7/2021). Dalam ku...
Politik24 Juli 2021 13:21
Soal Pilkada Takalar, Hengky Yasin: Saya Ikut Maunya Masyarakat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Beberapa kandidat calon kepala daerah yang akan ikut berkontestasi di Pilkada Takalar 2024 perlahan mulai muncul, sal...
Sponsored by MGID
Kriminal24 Juli 2021 12:54
Satgas Nemangkawi Tangkap Anggota KKB Papua Penembak Tito Karnavian
SULSELSATU.com, Papua - Di tahun 2012 Usimin pernah menembaki rombongan Tito Karnavian saat Tito masih menjabat sebagai Kapolda Papua....