Logo Sulselsatu

Meningkat 41 Persen, Plt Gubernur Sulsel Lapor ke Menko Untuk Solusi Distribusi Beras Petani

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 26 Juli 2021 19:13

Warga menunggui garam jualannya di poros Jalan Jeneponto-Makassar. (Foto/Abeeq)
Warga menunggui garam jualannya di poros Jalan Jeneponto-Makassar. (Foto/Abeeq)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, melaporkan strategi agar produksi beras di Sulsel disinkronkan dengan program bantuan sembako untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Hal itu diutarakan Andi Sudirman kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan beberapa Menteri di sela-sela rapat secara virtual bersama Kepala Daerah lainnya beberapa waktu lalu.

“Kami telah menyampaikan kepada Bapak Menko agar diberikan solusi dengan hasil pertanian beras petani,” katanya, Senin, (26/07/2021).

Baca Juga : OJK Bersama Kemenko Perekonomian Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi Peserta Kartu Prakerja

Andi Sudirman mengakui, bahwa terjadi peningkatan produksi hasil pertanian, salah satunya produksi beras.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat produksi padi pada periode Januari – April tahun 2021 meningkat. Produksi pada periode Januari – April 2021, mencapai 1.669.308 ton gabah kering giling (GKG), sedangkan produksi periode Januari – April tahun 2020 sebesar 1.182.712 ton atau mengalami peningkatan sebesar 41 persen.

Jika dikonversikan menjadi beras, maka sepanjang bulan Januari-April 2021 produksi beras mencapai 952.975 ton. Sedangkan produksi beras pada periode Januari – April 2020 yang sebesar 675.187 ton, atau mengalami peningkatan sebesar 41 persen.

Baca Juga : Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,01 Persen di Kuartal I-2022

“Kami usulkan agar dibantu dalam mendistribusikan produksi gabah Sulsel, baik disinkronkan dengan program bagi sembako oleh Bulog untuk program bantuan sembako terdampak Covid-19, maupun Bulog kirim stok keluar provinsi. Alhamdulillah, Pak Menko sudah minta tim dari Kementerian untuk menindaklanjuti,” ungkapnya.

Sudirman berharap dukungan dari pemerintah pusat bisa membantu dalam mendistribusikan hasil pertanian. Terlebih lagi petani akan segera memasuki masa panen.

“Di Bulog Sulsel sudah penuh gudang-gudang, penggilingan juga penuh. Apalagi bulan Agustus akan ada panen lagi. Kita tidak ingin petani menjadi was-was jika panen lagi namun tidak terserap di pembeli ataupun Bulog,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...