Logo Sulselsatu

Paskibaraka Parepare Dibagi Dua Pasukan

Andi Fardi
Andi Fardi

Minggu, 15 Agustus 2021 14:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Parepare — Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Parepare 2021 yang beranggotakan 61 putra putri terbaik pilihan dari SMA sederajat se-Parepare, siap melaksanakan tugas.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Parepare, Amarun Agung Hamka mengatakan, semua anggota Paskibraka sudah melalui proses Swab PCR, sehingga dipastikan aman dari penularan Covid-19. Dan setelah itu divaksin untuk dosis pertama.

“Selanjutnya mereka kembali dikarantina di hotel,” kata Hamka, sesaat setelah pengukuhan Paskibraka di halaman Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Minggu sore, 15 Agustus 2021.

Paskibraka Parepare akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI di Lapangan Upacara Kota pada Selasa pagi, 17 Agustus 2021. Dan menurunkan bendera di tempat yang sama pada Selasa sore.

“Mereka akan divaksin kedua yang dijadwalkan pada 19 Agustus, atau 2 hari setelah mereka bertugas mengibarkan bendera,” ungkap Hamka yang juga Plt Kepala Dinas Kominfo Parepare.

Hamka mengemukakan, Paskibraka Parepare akan bertugas dalam formasi Paskibraka daerah yakni menggunakan pasukan 17, 8 + pengapit 4, dan pas 1. Itu sesuai Surat Edaran Men Setneg Nomor 8-620 /M/S/TU.00.041, tanggal 12 Agustus 2021.

Dia mengungkap, awalnya Paskibraka yang disiapkan full pasukan, 17 8 45. Itu berdasarkan Surat Menteri Setneg B-564/M/S/TU.00.04/07/2021 tentang Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2021 angka 3 Huruf a. Kemudian Surat Mendagri 003.1/4212/SJ Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-76 Kemerdekaan RI Tahun 2021 Angka 2 Poin a

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) yang bertugas di daerah agar menerapkan pola yang sama dengan Paskibraka di Istana Merdeka, Jakarta, dengan Formasi Pasukan 17-8-45.

“Namun tanggal 12 ada perubahan lagi dari Men Setneg. Sehingga kami memutuskan untuk mengikuti Surat Edaran tersebut, dengan membagi dua pasukan 17-8 tambah pengapit 4 dengan membedakan pasukan pagi dan sore. Sehingga hasil seleksi 61 orang tetap bertugas semua,” terang Hamka.

Sehingga awalnya, kata dia, dari 70 orang yang lolos seleksi, gugur 9 orang, karena tidak kuat mengikuti proses pemusatan latihan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...