Logo Sulselsatu

SKD CASN 2021, Pemkot Parepare Pastikan Prokes Ketat

Andi Fardi
Andi Fardi

Senin, 13 September 2021 21:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Parepare — Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), tengah mematangkan persiapan teknis pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Tahun 2021.

SKD CASN yang terdiri dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021, akan dilaksanakan selama 8 hari. Dimulai besok selasa, tanggal 14 hingga 21 september 2021, di Gedung Islamic Center Kota Parepare.

Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan, Pemberhentian dan Informasi Aparatur, Guntur menguraikan, jumlah peserta SKD CASN 2021 sebanyak 2.418 orang. Terdiri dari 2.411 orang untuk CPNS, kemudian 7 orang untuk PPPK.

“Pelaksanaan SKD bagi CPNS digelar selama 7 hari, sementara untuk PPPK akan dilaksanakan selama 1 hari. Setiap hari akan dibagi ke dalam 4 sesi, dengan jumlah 100 orang per sesi,” urainya

Protokol kesehatan ketat kata Guntur, juga diterapkan di lokasi pelaksanaan SKD. Mulai jarak peserta SKD diatur sesuai prokes, menyiapkan cuci tangan, penggunaan masker, hingga pemeriksaan dokumen hasil swab.

“Pemeriksaan suhu tubuh juga dilakukan di tiap ruangan. Diantaranya di ruang absensi, penitipan barang, pengambilan administrasi pin, ruang steril dan ruang tes, dengan melibatkan petugas dari Dinas kesehatan serta rumah sakit,” kata dia

Guntur menambahkan, jika pada saat pelaksanaan SKD ditemukan peserta yang suhu tubuhnya berada di atas 37 derajat celcius, pihaknya telah menyiapkan ruangan khusus.

“Suhu di atas 37 derajat bukan dinyatakan positif covid-19, tetapi kami antisipasi dari awal hal-hal yang tidak diinginkan dengan menyiapkan ruang khusus untuk mengikuti SKD. Namun, apabila ada peserta yang positif, maka akan dijadwalkan ulang mengikuti SKD,” tambahnya

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dalam setiap pertemuan juga berpesan kepada semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bahwa, dalam bekerja selalu mengedepankan penegakan protokol kesehatan.

“Kalau ada kegiatan pelatihan, pertemuan, dan lainnya 100 dalam DPA, kurangi. Kalau bisa sampai 40 persen, maksimal 50 persen. Buktikan bahwa protokol kesehatan ditegakkan guna menekan penyebaran virus covid-19,” pesan Taufan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...