Logo Sulselsatu

Mahasiswa Modul Nusantara Bedah Film Selimut Kabut Rongkong

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Jumat, 26 November 2021 23:05

RAGAM BUDAYA. Mahasiswa Modul Nusantara bersama sutradara film Sutradara Kabut Rongkong, Indra J Mae dan dosen pembimbing Modul Nusantara, Asri Mulya Setiawan menggelar bedah film Selimut Kabut Rongkong, Jumat (26/11/2021).
RAGAM BUDAYA. Mahasiswa Modul Nusantara bersama sutradara film Sutradara Kabut Rongkong, Indra J Mae dan dosen pembimbing Modul Nusantara, Asri Mulya Setiawan menggelar bedah film Selimut Kabut Rongkong, Jumat (26/11/2021).

SULSELSATU.com, Makassar – Kegiatan Modul Nusantara yang digelar Universitas Fajar (Unifa) diikuti 20 mahasiswa dari 15 perguruan tinggi se Indonesia tahun ini. Dalam pertemuan daring(dalam jaringan) bidang kebhinekaan, digelar bedah film Selimut Kabut Rongkong, Jumat (26/11/2021) yang membahas keberagaman suku di Sulsel.

Dalam bedah film ini, dosen pembimbing Modul Nusantara Asri Mulya Setiawan, mengatakan adanya kegiatan kebhinekaan ini, mahasiswa yang berasal dari 15 perguruan tinggi se Jawa dan Sumatera dapat mengetahui keberagaman budaya, suku, dan adat istiadat yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Inilah manfaat yang diperoleh mahasiswa Modul Nusantara bahwa selain perjumpaan dan keakraban sesama mahasiswa seluruh Indonesia, juga dapat saling bertukar informasi mengenai keberagaman suku, budaya, adat, dan kepercayaan di daerah mereka masing-masing,” kata Asri.

Selimut Kabut Rongkong adalah film yang diproduksi SKV Movie Entertainment. Film yang disutradarai Indra J. Mae dengan pemeran A Agung Iskandar, Wasri Yanti Pasande, Abigail Grasela Pasande yang merupakan putra-putri dari Sulsel ini telah menyabet sejumlah penghargaan internasional.

Film drama petualangan berkonsep edukasi sosial yang mengangkat potensi daerah Luwu Utara ini merupakan kritik sosial dalam menyoroti masalah infrastruktur dan sarana kebutuhan masyarakat. Film ini juga mengkritisi tradisi masyarakat Rongkong yang saat ini melupakan kekayaan budaya nenek moyang yaitu tradisi tenun.

“Konsep film ini mengangkat kisah seorang tokoh masyarakat yang juga pemangku adat atau Tomakaka masyarakat Rongkong bernama Bunga Melati. Tokoh ini sangat peduli dengan pendidikan masyarakat pegunungan,” sebut Abigail Grasela, mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional Unifa yang juga Runner Up 1 Putri Pariwisata Sulsel 2021 serta berprofesi sebagai Duta BNN Provinsi Sulsel.

Wasri Yanti menambahkan, film yang menampilkan potensi alam dan kondisi sosial masyarakat Rongkong ini meraih apresiasi dan prestasi seperti Kategori Official Selection di Festival Film Internasional (FFI) Lift of Pinewood Studios di Inggris. Juga FFI Firstime Film Maker Online di Amsterdam, Belanda dan FFI Firstime Film Maker di Raleigh Studio Los Angeles, California.

“Kita juga mengikuti 61 festival film internasional di 53 negara penyelenggara festival film dengan status ‘in Consideration’. Serta penawaran tayang di bioskop internasional film indie di indigenous partnership di Seattle, Amerika Serikat tahun 2022 dan masuk dalam daftar 124 film Indonesia durasi panjang di ajang FFI Piala Citra 2021,” tutur Yanti.

Saat ini, Selimut Kabut Rongkong masuk dalam daftar tunggu film yang akan tayang di seluruh bioskop tanah air. Setelah kondisi pandemi berakhir, film yang dibuat dalam tiga bulan tersebut akan ditayangkan secara nasional.

“Jika tidak ada halangan, tahun 2022 film Selimut Kabut Rongkong akan segera tayang di seluruh bioskop tanah air,” ungkap Sunny Vatvani, produser Selimut Kabut Rongkong yang juga pemilik SKV Movie Entertainment. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...