Logo Sulselsatu

Kadis PU Makassar Dampingi Wali Kota Danny Resmikan Baruga “Restorative Of Justice”

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 04 Maret 2022 16:21

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Zuhaelsi Zubir mendampingi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) dalam Peresmian Baruga Restorative of Justice, di Taman Hasanuddin, (Ist)
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Zuhaelsi Zubir mendampingi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) dalam Peresmian Baruga Restorative of Justice, di Taman Hasanuddin, (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Zuhaelsi Zubir mendampingi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) dalam Peresmian Baruga Restorative of Justice, di Taman Hasanuddin, Jalan Hasanuddin, Makassar, Jumat ( 04/03/2022).

Kegiatan peresmian ini juga dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri kota Makassar, beserta beberapa camat, lurah dan RT RW di kecamatan ujung pandang.

Restorative justice merupakan suatu jalan untuk menyelesaikan kasus pidana yang melibatkan masyarakat korban, pelaku kejahatan dengan tujuan tercapai keadilan bagi seluruh pihak sehingga tercapai keadilan yang sama.

Baca Juga : VIDEO: Danny Pomanto Menangis di Acara Perpisahan dengan ASN

Wali Kota makassar Danny Pomanto menyampaikan dalam bahwa rencananya 15 Kecamatan akan dibangun Baruga Restorative of Justice bukan cuma Kecamatan Ujung Pandang, cuman yang jadi percontohan ditahap awal adalah di Taman Hasanuddin.

Baruga Restorasi of Justice ini nantinya setiap permasalahan di masyarakat menyangkut hukum pidana dan perdata sebelum masuk di aparat penegak hukum atau di pengadilan

“kalau bisa diselesaikan secara mediasi yakni upaya-upaya non pengadilan intinya kita kembali ke kearifan lokal lagi,” ucapnya.

Baca Juga : Jelang Akhir Jabatan, Danny Pomanto Resmikan Tiga Proyek Strategis Pemkot Makassar

Danny berharap dengan ada percontohan Baruga Restorasi of Justice di kecamatan ujung pandang segala permasalahan dapat diselesaikan dengan mediasi agar menciptakan masyarakat yang lebih harmonis.

“Kami berharap bahwa sebagai percontohan di kecamatan ujung pandang bisa mencerminkan bahwa setiap pokok permasalahan yang terjadi di kehidupan kita jikalau bisa diselesaikan dengan mediasi maka akan tercipta masyarakat yang selalu taat pada hukum tanpa harus masuk dalam proses hukum itu,”Tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...