Logo Sulselsatu

Angka Stunting di Parepare Turun, Saat Ini Tinggal 18 Persen

Andi Fardi
Andi Fardi

Kamis, 14 April 2022 15:47

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Parepare — Angka stunting di Kota Parepare telah mengalami penurunan. Data tahun 2013 menunjukkan angka 39,6 persen, terakhir 2018 menurun menjadi 23,3 persen, dan tahun ini tinggal 18 persen.

Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim menyampaikan, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kota Parepare.

Salah satunya adalah dengan memasifkan penyuluhan bahaya stunting terhadap kader-kader PKK sampai ke tingkat kelurahan.

Selain itu, lanjut dia, Pemkot melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) telah melakukan Pembagian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita stunting sebagai bentuk pemulihan di Kecamatan Bacukiki Barat.

“PMT yang diberikan berupa formula khusus, vitamin dan makanan olahan lokal. Upaya lain yang dilakukan adalah adanya kerjasama antara Tim Penggerak PKK Kota Parepare dan Perum Bulog Cabang Parepare dalam menghadirkan beras ForteVit yang mengandung mineral khusus untuk mencegah stunting atau kekerdilan pada anak,” jelasnya.

Oleh karena itu, sangat diharapkan seluruh stakeholder dapat bersinergi dengan pemerintah untuk mengambil peran dalam menurunkan angka stunting di Kota Parepare.

Kepala Bidang Pelayanan, Promosi dan SDK Dinkes Parepare, Kasna mengatakan, terjadi penurunan angka stunting dari 1.081 jumlah balita yang sudah ditimbang.

“Pencegahan yang kita lakukan dengan pemberian multivitamin, dan saat ini sudah dalam pendistribusian baik kepada remaja putri maupun ibu hamil,” katanya.

Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen menjelaskan, untuk tahun ini ada 5 kelurahan yang menjadi lokus penanganan stunting di Kota Parepare, yaitu Kelurahan Tirosompe, Mallusetasi, Ujung Baru, Lumpue, dan Bumi Harapan.

Menurut Zulkarnaen, target nasional stunting dibawah angka 14 persen hingga tahun 2024, untuk mewujudkan hal itu pemerintah pusat telah menggelontorkan anggaran di sejumlah Dinas.

“Tahun kedua ini, kita juga mendapat bantuan keuangan Rp 175 juta dari provinsi untuk kegiatan PKK dalam pencegahan stunting. Pak Gubernur menginginkan ada keterlibatan PKK tingkat kecamatan dalam penanganan stunting,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Agustus 2026 20:33
Rakorda Gerindra Sulsel, Andi Iwan Aras Targetkan Tambah Kursi dan Menangkan Prabowo Dua Periode
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai momen...
Nasional04 Agustus 2026 17:53
Tangani 12 Perkara Korupsi, Kejari Samarinda Masuk Jajaran Terbaik Nasional
SAMARINDA, SULSELSATU.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam penanganan tindak pidana khusus (Pids...
Metropolitan04 Agustus 2026 17:33
Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba
SULSELSATU.com, BULUKUMBA – Suasana haru mewarnai rangkaian acara lepas sambut Kapolres Bulukumba saat AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., bersama istri, ...
Sulsel04 Agustus 2026 17:32
Mahasiswa KKN Unhas Gandeng KPU Pangkep Edukasi Pemilih Pemula di SMAN 19
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ...