Logo Sulselsatu

PT Vale Kampanyekan Gerakan Dini Cinta Organik pada Siswa di Empat Kecamatan Luwu Timur

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 03 Oktober 2022 17:17

Kampanye Gerakan Dini Cinta Organik PT Vale Sasar siswa (dokumen: ist)
Kampanye Gerakan Dini Cinta Organik PT Vale Sasar siswa (dokumen: ist)

SULSELSATU.com, LUWU TIMURPT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui Program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) mengkampanyekan Gerakan Dini Cinta Organik (GDCO) kepada para siswa SD dan SMP di kecamatan Malili, Wasuponda, Towuti dan Nuha.

Kegiatan Kampanye Gerakan Dini Cinta Organik dilaksanakan mulai 26-29 September 2022. Melalui kampanye tersebut, para siswa dan juga guru diberikan pemahaman tentang budidaya pertanian dengan metode organik.

Salah satu ciri metode budidaya tanaman organik, disampaikan Koko selaku Konsultan Program PSRLB dari PT Vale. Cirinya yaitu menggunakan pupuk organik (kompos), pestisida nabati, mikroorganisme lokal (MOL), dan memperhatikan pengelolaan agroekosistem yang holistik.

Baca Juga : Dari Air Limpasan Tambang ke Air Terolah, Menelusuri Peran LGS PT Vale

Dalam kegiatan yang berlangsung di SMP Islam Wasuponda itu, Senior Koordinator Program Pemberdayaan Masyarakat PT Vale, Iskandar Ismail mengatakan, sistem pertanian organik sangat baik untuk meningkatkan hasil produksi pertanian, selain itu dari sisi kesehatan juga sangat baik.

“Bahan kimia sintetis dalam pertanian, jika digunakan dengan jangka waktu yang lama dapat menyebabkan berbagai kerusakan seperti tercemarnya lingkungan yang dapat merusak ekosistem misalnya pencemaran air, udara, degradasi lahan, bahkan memusnahkan makhluk hidup lainnya,” ujarnya dalam rilis, Senin, (3/10/022).

Selain itu, lanjut Iskandar, hasil pertanian yang menggunakan input bahan kimia sintetis beresiko lebih besar bagi kesehatan manusia.

Baca Juga : PT Vale Integrasikan Pengelolaan Alam dan Inovasi Rendah Karbon untuk Perkuat Ketahanan Energi

“Maka perlu adanya pengetahuan mengenai pertanian organik sejak dini, sehingga dapat berpartisipasi dalam menjaga keseimbangan alam dan pertanian berkelanjutan,” tambahnya.

Dia menuturkan, tujuan kampanye Gerakan Dini Cinta Organik dilakukan di sekolah, diharapkan membentuk karakter siswa agar mampu menjaga lingkungan alam dan sekitarnya, yang dimulai dari lingkungan sekolah. Hal tersebut juga diharapkan dapat diterapkan di rumah mereka masing-masing dan juga di masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan sinergi bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur dan seluruh perangkat Sekolah terkait. Semoga kedepan ada peluang meningkat kekurikulum muatan lokal misalnya. Sekolah juga akan punya nilai plus yakni dalam mempersiapkan Sekolah Adiwiyata (berwawasan lingkungan) ,”pungkasnya.

Baca Juga : Program Pangan dan Kemaritiman PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026

Sementara itu Haeriah, salah satu guru di SD Sinongko Wasuponda, mengaku bersyukur karena siswanya mendapatkan pemahaman mengenai organik.

“Kami akan berupaya untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik yang sudah diajarkan pemateri dalam Gerakan Dini Cinta Organik di sekolah kami. Salah satunya dengan memilah sampah organik dan non organik,” ungkapnya.

Gerakan Dini Cinta Organik berfokus pada kegiatan bertani organik seperti sayuran dan tanaman berkhasiat obat di Halaman sekolah dengan memanfaatkan sampah organik yang tersedia di Sekolah sebagai sumber nutrisi bagi tanaman.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...