Logo Sulselsatu

Pemkot Parepare Gelar Bimtek Tentang Perkawinan dan Perceraian Bagi PNS

Andi Fardi
Andi Fardi

Selasa, 11 Oktober 2022 21:06

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Parepare — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi PP Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perkawinan dan Perceraian Bagi PNS serta Pemulangan Pegawai yang Pensiun.

Kegiatan dibuka Wali Kota Parepare, Taufan Pawe yang diwaliki Asisten III Setdako, Eko W. Aryadi, di Ruang Pola Setdako Parepare, Selasa (11/10/2022).

Hadir Kepala BKPSDMD Parepare, Adriani Idrus, dan Kanreg BKN IV Makassar, Agus Sutiadi. Adapun, peserta yang mengikuti kegiatan ini ratusan PNS dalam lingkup Pemkot Parepare.

Dalam sambutannya, Eko mengatakan, diharapkan kepada para pimpinan SKPD, untuk memperhatikan hal ini, utamanya terkait perkawinan, perceraian dan pensiun, serta senantiasa menjaga kode etik sebagai ASN. Karena, kata dia, pelanggaran berat kode etik tidak bisa ditawar lagi dan ada konsekuensi hukuman yang menanti.

“Semoga pada saat memasuki pensiun, kita senantiasa sehat bugar, dan tetap semangat melaksanakan aktivitas, produktif, berinovasi dan memotivasi orang lain,” katanya.

Eko berpesan, pada masa pensiun nanti, para pensiunan diharapkan untuk tetap beraktivitas supaya tubuh terus bergerak, agar terhindar dari berbagai penyakit rentan dimasa tua.

“Hadapi hidup ini penuh rasa syukur, dan nikmati, tidak semua orang sama nasibnya dengan kita. Semoga ini bisa diterapkan dan diimplementasikan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Kanreg BKN IV Makassar, Agus Setiadi menjelaskan, dalam menghadapi masalah rumah tangga, harus dicari sumber permasalahannya, dan diselesaikan dengan tenang serta tidak tergesa-gesa.

“Ini untuk menghindari perceraian yang dapat berdampak pada keluarga, khususnya bisa berpengaruh dan mengganggu kinerja maupun pelayanan,” terangnya.

Agus menambahkan, dalam mempersiapkan pensiun pada dasarnya dimulai saat mulai jadi PNS. Segala sesuatunya, katanya, dipersiapkan dan direncanakan dari awal.

“Yang kita tidak harapakan dan tidak inginkan, yakni adanya masalah pada saat pensiun. Bahkan, beberpa pensiunan yang sudah meninggal tapi masih menyisakan masalah. Itu yang harus dihindari,” katanya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...