Aspek kedua adalah memberikan pengalaman layanan digital yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat, seperti penyediaan layanan yang terintegrasi untuk mobile consumer dan home, serta penyediaan kapasitas jaringan yang sesuai dengan kebutuhan tiap area.
Lalu, aspek ketiga yang tidak kalah penting adalah menyediakan pengalaman layanan yang lebih andal, di mana untuk aspek ini XL Axiata menargetkan 100% ketersediaan jaringan dengan menambah BTS 4G yang menjangkau kota-kota di Indonesia.
Baca Juga : Hadapi Persaingan Industri, XL Axiata Catat 1,2 Juta Penambahan Pelanggan Kuartal Pertama 2025
Sementara untuk meningkatkan ketersediaan jaringan 4G, upaya yang dilakukan XL Axiata antara lain berupa perluasan cakupan untuk menjangkau lebih banyak populasi di kota/kabupaten di seluruh Tanah Air dengan menambahkan BTS 4G LTE900.
Selain itu, juga dilakukan adopsi inovasi-inovasi teknologi terbaru, seperti teknologi LTE for backhaul dan solarcell, yang memungkinkan perluasan jaringan 4G dan pemerataan broadband secara lebih maksimal hingga ke area-area pelosok.
Sampai saat ini, XL Axiata telah memperluas jaringan 4G hingga 469 kota, yang ditopang sekitar 88 ribu BTS 4G VoLTE. Sekitar 46 persen BTS XL Axiata telah terfiberisasi dengan hampir 130 ribu kilometer kabel fiber terbentang di seluruh Indonesia. Pada tahun 2022, XL Axiata menargetkan tambahan 12.000 BTS LTE900 di 343 kota.
Baca Juga : Identitas Baru, XLSMART Siap Integrasikan Jaringan Secara Merata di Kalimantan dan Sulawesi
XL Axiata terus memperluas jangkauannya hingga area terluar untuk mendukung pemerintah dalam upaya pemerataan ekonomi digital. Bekerja sama dengan BAKTI, XL Axiata menyediakan layanan telekomunikasi broadband 4G untuk 132 desa di Sumatera dengan kategori wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Sementara itu, untuk wilayah non-3T, XL Axiata berkoordinasi dengan KOMINFO, telah menghadirkan layanan broadband 4G pada 285 dari 861 desa yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Timur, Kalimantan, dan Sulawesi. Pembangunan di seluruh area non-3T yang menjadi kewajiban XL Axiata ditargetkan selesai di akhir tahun 2022.
Internet tercepat XL Axiata juga dirasakan salah satu warga di Desa Julupa’mai Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurfadhilah.
Baca Juga : XL Axiata dan Smartfren Bergabung Jadi XLSMART, Komitmen Hadirkan Transformasi Digital Masa Depan
Ia yang tinggal di desa berjarak 10 kilometer dari pusat kota Kabupaten Gowa ini merasakan kecapatan XL Axiata tanpa lemot. Meskipun berada di desa pelosok yang berbatasan dengan Kabupaten Takalar dan Jeneponto, ia tetap bisa merasakan kecepatan internet XL Axiata.
“Di dalam rumah bahkan hingga diseluruh desa, di mana pun saya masih bisa putar video streaming tanpa lemot, buka media sosial yang membutuhkan kapasitas jaringan besar pun sangat cepat tanpa terganggu,” ujarnya kepada Sulselsatu.com, Selasa (11/10/2022).
Cek berita dan artikel yang lain di Google News
Komentar