Logo Sulselsatu

Muhammad Aras Bersama Menhub Budi Karya Tinjau Kereta Api Makassar-Parepare Pasca Resmi Beroperasi

Asrul
Asrul

Jumat, 02 Desember 2022 15:52

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, melakukan Kunjungan Kerja ke Depo Kereta Api Maros, Jalan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Jumat (2/12/2022)

Kehadiran orang nomor satu di Kementerian Perhubungan itu didampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Aras, Anggota DPR RI Fraksi PPP Dapil II Sulsel Muhammad Aras, mendapat sambutan langsung dari Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, Bupati Kabupaten Maros Chaidir Syam, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau.

Selesai meninjau Depo Kereta Api Maros, perjalanan dilanjutkan ke Stasiun Rammang-rammang dan stasiun pangkajene, Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Muhammad Aras Sebut Amran Sulaiman Punya Daya Tarik Politik Jelang Muktamar PPP

Dalam kunjungan tersebut, Budi Karya Sumadi selaku Menhub RI meyakinkan akan terus berupaya melakukan percepatan penyelesaian Proyek Kereta Api Makassar-Parepare, terutama Segmen Barru-Pangkep-Maros.

Adapun segala kendala yang ada di lapangan, pihaknya berharap semua pemangku kepentingan di daerah bisa bekerja sama agar dapat segera teratasi dan terealisasi.

“Pemerintah berkomitmen penuh untuk merampungkan proyek Stategis Nasional Jalur Kereta Api Makassar-Parepare. Akan tetapi, kendala waktu yang belum sesuai target ini dibutuhkan kerjasama dan kesabaran agar dapat segera diselesaikan,” kata Budi.

Baca Juga : Aji Aras Bangun Masjid Al-Arasy Komitmen Emerald Indonesia Ciptakan Kenyamanan Beribadah Buat Warga

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Aras menyampaikan bahwa sebagai mitra Pemerintah akan terus mengawal dan mendorong pemerintah agar bisa merampungkan proyek Kereta Api Makassar-Parepare.

“Jika ada kendala, mari kita dudukan bersama agar tercapai solusi yang diharapkan,” ungkap Iwan.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Fraksi PPP Dapil II Sulsel, Muhammad Aras menjelaskan bahwa selama ini terus berupaya menyuarakan kepada pemerintah agar Proyek Kereta Api Makassar-Parepare perlahan tapi pasti bisa segera dinikmati masyarakat.

Baca Juga : Aji Aras Minta Pemprov Sulsel Pro Aktif Beri Masukan Pembangunan Stadion Sudiang

“Fraksi PPP di Komisi V, tentunya selalu menyuarakan agar Proyek Kereta Api Makassar-Parepare bisa mencapai finish hingga 100 persen. Karena selain dinanti masyarakat, dengan siap digunakannya jalur kereta ini pastinya akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi warga,” jelas Aras.

Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulsel menerangkan meski dirinya tidak lama lagi menjabat, berharap besar proyek Kereta Api Makassar-Parepare bisa segera dinikmati warga masyarakat. Karena dengan begitu ketahanan ekonomi warga pasca pandemi bisa segera terbangun.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...