Logo Sulselsatu

Tahu Manfaatnya, SRI Organik PT Vale Pikat Hati Anggota DPRD Kolaka

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 27 Desember 2022 13:37

Anggota DPRD Kolaka Firlan M Alimsyah yang melihat langsung padi organik (dokumen: istimewa).
Anggota DPRD Kolaka Firlan M Alimsyah yang melihat langsung padi organik (dokumen: istimewa).

SULSELSATU.comBeras organik milik petani binaan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Blok Pomalaa berhasil memikat hati Anggota DPRD Kolaka Firlan M Alimsyah. Beras organik tersebut merupakan bagian dari Program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) dengan metode System of Rice Intensification (SRI) Organik.

Meski baru pertama kali melihat beras organik dan mengetahui manfaatnya jika dikonsumsi, Firlan langsung membeli beras tersebut. Firlan mengetahui manfaat positif beras organik dari program pemasaran yang dilakukan PT Vale bersama petani binaan PT Vale di Blok Pomalaa melalui media sosial.

Akhirnya, Firlan langsung memesan sebanyak 25 kg beras organik. Tak hanya itu, dia berkesempatan bertemu petani dan melihat langsung areal persawahan SRI Organik.

Baca Juga : PT Vale Hidupkan Warisan Budaya Anyaman Teduhu, dari Luwu Timur ke Panggung Nasional

Dia memuji beras organik yang dibeli langsung dari petani binaan PT Vale. Menurutnya, beras tersebut sangat bagus untuk dikonsumsi meskipun sudah dingin. “Beras ini sangat bagus dikonsumsi, higienis, sehat dan wangi,” katanya, usai mengkonsumsi beras organik tersebut.

Tak hanya Firlan yang mengaku betapa besar manfaat beras organik tersebut, Kepala Desa Puubunga Sutaji mengatakan, petani sangat puas dengan hasil dari panen padi organik. Sutaji pun baru musim ini mulai beralih dari padi anorganik ke organik, dan saat ini dia sementara menunggu panen.

“Saya beralih ke padi organik tahun ini dan belum panen, tetapi kalau saya dengar dari warga saya yang sudah panen, mereka sangat puas dengan hasilnya, harga beras organik juga mahal dan paling penting tidak kesulitan saat mencari pupuk. Selain itu, juga tekstur tanah terjaga atau dari segi lingkungan sangat baik,” ujar Sutaji.

Baca Juga : Produksi Nikel PT Vale Naik 19 Persen pada Kuartal II 2026, Pendapatan Tembus US$290 Juta

Dia berharap ke depannya semakin banyak petani di Desa Puubunga yang beralih ke padi organik, karena beras organik sangat baik bagi kesehatan. “Dengan mengonsumsi beras organik, kita bisa lebih sehat,” imbuhnya.

PT Vale memperkenalkan padi organik kepada petani di Kolaka melalui Program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan dengan metode System of Rice Intensification SRI Organik. Metode ini merupakan ilmu baru bagi petani di wilayah binaan PT Vale di Pomalaa, Sulawesi Tenggara.

Antusiasme petani terjawab dengan hasil memuaskan yang diperoleh pada penerapan SRI Organik. Panen di akhir tahun ini merupakan panen kedua padi organik sejak pertama kali diperkenalkan pada 2021 silam. Dengan SRI Organik, kuantitas beras yang dipanen meningkat menjadi 5 hingga 7 ton per hektar dari sebelumnya yang hanya sekitar 3 ton per hektar.

Baca Juga : VIDEO: Mengenal Politeknik Sorowako, Kampus Vokasi dengan Lulusan Teknik Berdaya Saing

Sampai saat ini, jumlah petani yang beralih ke padi organik sudah mencapai 26 orang dengan total luasan lahan sekitar 4,5 hektar (ha) di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Baula dan Kecamatan Pomalaa.

“Semakin hari semakin banyak petani yang ingin beralih ke padi organik, karena faktor kesehatan dan kualitas serta keuntungan yang didapatkan petani lebih besar,” kata External Relations Specialist Muhammad Febrianto Raharjo

Febri menambahkan, ke depannya diharapkan semakin banyak petani yang berminat belajar metode SRI organik, karena proses pertaniannya sama sekali tidak menggunakan bahan kimia. Selain itu, perawatannya juga tidak berat.

Baca Juga : Politeknik Sorowako Fokus Cetak Lulusan Siap Industri, Serapan Kerja Alumni Capai 85 Persen

“Saya meyakini penjualan beras organik ini akan terus meningkat, sebab dari segi kualitas tidak perlu dipertanyakan lagi. Beras ini murni organik dan benar-benar tanpa zat kimia dalam proses pengolahannya, sehingga sangat baik untuk kesehatan,” jelasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 13:54
Pemilahan Sampah Sejak 2025, RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Berbasis Kolaborasi Warga
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Budaya memilah sampah di RT 04/RW 07 Cluster Berlian Permata, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, telah diterapk...
Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...