Logo Sulselsatu

Dua Korban Meninggal Dunia Akibat Tertimpa Pohon Tumbang di Kecamatan Biringkanaya

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 04 Januari 2023 23:10

Pohon tumbang di Makassar akibat anging puting beliung (dokumen: istimewa)
Pohon tumbang di Makassar akibat anging puting beliung (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak dua dari tiga korban yang tertimpa pohon saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Puri Pattene, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu, dinyatakan meninggal dunia.

“Ada tiga korban. Awalnya satu korban bernama Mutia berusia delapan tahun dinyatakan meninggal dunia,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar Muhammad Hasanuddin saat dikonfirmasi di Makassar, Rabu malam.

Mutia tak bisa diselamatkan karena mengalami luka di kepala dan dadanya, diduga tertimpa material rumah saat tertimpa pohon menimpa rumahnya, Rabu sore.

Korban lainnya berhasil dievakuasi dari rumahnya setelah material pohon tumbang dipotong menggunakan gergaji mesin oleh tim penyelamat.

Sebanyak dua korban lainnya, masing-masing atas nama Zaki yang berusia dua tahun dan Nursiah yang berusia 45 tahun, langsung dievakuasi ke rumah sakit usai kejadian.

Nursiah juga dikabarkan meninggal saat berada di rumah sakit setempat setelah dievakuasi dengan ambulans.

“Korban lanjutan atas nama Nursiah juga meninggal di rumah sakit. Jadi untuk korban yang meninggal ada dua orang, satu lagi masih dirawat di rumah sakit,” ujar Hasanuddin.

Pohon tumbang juga menimpa salah satu rumah di sebelah Masjid Al Markaz di Jalan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Seorang korban bernama Daeng Ngewa setelah 80 tahun berhasil diselamatkan petugas.

Angin kencang disertai hujan deras juga merusak gazebo di sepanjang Pantai Tanjung Bayang. Tercatat sembilan gazebo di pinggir pantai mengalami kerusakan.

“Banyak rumah (gazebo) di pinggir pantai yang rusak saat diterjang angin kencang tadi pagi. Untung saja tidak ada orang di sana. Kejadiannya tiba-tiba, angin kencang, laut naik, tapi sore ini sudah surut,” ujar salah satu warga. pemilik gazebo setempat, Daeng Tayang, usai kejadian.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem pada 3-9 Januari 2023 dan mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi bencana.

“Prakiraan pada tanggal 3-9 Januari 2023 hujan dengan intensitas lebat yang cenderung terjadi pada pagi hingga pagi hari berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan,” kata Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar Irwan Slamet melalui jumpa pers

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan05 November 2026 15:52
OJK Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong mahasiswa menjadi agen literasi keuangan sekaligus penggerak ekonomi daerah....
Makassar05 November 2026 15:22
ASUS Hadirkan Rekomendasi Laptop Terbaik 2026 di Makassar, Perkuat Standar No.1 Quality & Service
SULSELSATU.com, MAKASSAR – ASUS memperkenalkan berbagai pilihan laptop unggulan 2026 sekaligus memperkuat komitmen terhadap kualitas produk dan ...
Kesehatan05 November 2026 15:20
370 Anak di Gowa Terima Bantuan Susu dari Kementerian PPPA
Sebanyak 370 anak di Kabupaten Gowa menerima bantuan susu dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI untuk mendukung peme...
Hukum05 November 2026 14:54
Rudianto Lallo Desak Kejati Bongkar Mafia Alsintan Rp243 Miliar, Gowa dan Takalar Jadi Sorotan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menuntaskan penyelidikan d...