Logo Sulselsatu

MCP KPK 93,63 Persen, Sudirman: Tata Kelola Pemerintahan Bebas Korupsi

Hendra
Hendra

Rabu, 18 Januari 2023 15:11

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Foto: Ist)
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Foto: Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) Pemprov Sulsel 2022 naik signifikan. MCP adalah penilaian dari Koordinasi Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK.

MCP Pemprov Sulsel 2022 mencapai 93,63 persen atau berada di peringkat 11 secara nasional. Angka ini naik signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya 84,93 persen.

Peningkatan ini juga membuat nilai MCP Pemprov Sulsel dalam dua tahun terakhir sudah di atas rata-rata nasional. Di mana rata-rata nasional pada 2021 di angka 72 dan tahun 2022 di angka 80.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Adapun hasil penilaian MCP Pemprov Sulsel meliputi perizinan dengan nilai 100, manajemen ASN 99, optimalisasi pajak daerah 99, pengadaan barang dan jasa 92, pengawasan APIP 92, perencanaan dan penganggaran APBD 90 dan pengelolaan BMD 85.

“Alhamdulillah, capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK pada Pemprov Sulsel tahun 2022 dengan nilai 93,63,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Selasa (17/1/2023).

Sudirman mengatakan, hal ini menjadi wujud capaian kinerja program pencegahan korupsi melalui tata kelola di Pemprov Sulsel terus menunjukkan perbaikan.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Pencapaian ini kata dia, berkat sinergitas semua stakeholder. Terkhusus pengawasan internal melalui Inspektorat Daerah yang bekerja maksimal.

“Pencapaian ini tentunya berkat kerja sama semua elemen di Pemprov Sulsel, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi program kerja serta pendampingan dari KPK, Kejaksaan, kepolisian, BPK dan BPKP, sebagai upaya pencegahan korupsi pada tata kelola pemerintah daerah,” katanya.

Sudirman berharap agar capaian MCP ini terus bergerak naik tidak hanya menjadi prestasi di atas kertas atau hanya pemenuhan syarat administrasi, namun yang lebih penting adalah substansi dari capaian ini tercermin dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari tindak korupsi.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

“kita berharap capaian MCP ini berbanding lurus dengan kinerja birokrasi dalam pemberantasan korupsi untuk mewujudkan Sulawesi Selatan yang lebih baik,” pungkasnya.

(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...
Bisnis05 Agustus 2026 17:27
Transformasi TelkomGroup Kini Tunjukkan Hasil, InfraNexia Bukukan Pendapatan Rp7,7 Triliun
Transformasi bisnis yang dijalankan TelkomGroup mulai menunjukkan hasil positif. PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatat pendapatan se...