Logo Sulselsatu

Bikin Susah, Perumda Bakal Ambil Alih Pengelolaan Pasar dari Pihak Ketiga

Hendra
Hendra

Rabu, 08 Februari 2023 10:11

Pasar Terong Makassar. (Foto: Ist)
Pasar Terong Makassar. (Foto: Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSARPD Pasar Makassar Raya bakal mengambil alih pengelolaan pasar dari pihak ketiga. Swasta dinilai hanya membuat susah.

Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya Ichsan Abduh Hussein menilai, pihak ketiga yang mengelola pasar di Makassar tak bertanggung jawab. Imbasnya, pedagang dan pemerintah yang dirugikan.

“Pasar Butung, Pasar Sentral, Pasar Terong, Pasar Baru, Pasar Daya, yang tadinya tujuannya (dikerjasamakan) untuk menambah aset pemerintah, malah justru membuat susah,” kata Ichsan kepada wartawan, Senin (5/2/2023).

Baca Juga : Gedung Pasar Terong Dikelola Swasta, Status Kios Terbakar Tak Jelas

Ichsan mengatakan, pihak ketiga diberi hak selama 25 tahun untuk mengelola pasar dengan harapan bisa menambah aset. Namun kenyataannya berbeda, aset-aset justru hancur. Pemerintah rugi.

“Jadi mereka investasi, mereka dikasih hak untuk mengelola selama 25 tahun. 25 tahun ini harapan kita menambah aset, tapi kejadiannya tidak. Dalam 25 tahun hancur semua asetnya. Jadi kembali lagi tanah ji kita dapat, tidak ada pemeliharaan,” bebernya.

Salah satu pengelolaan pasar yang salah urus yakni Pasar Terong. Lift di pasar tersebut saat ini tidak berfungsi. Termasuk air merembes di lantai 2.

Baca Juga : Pemkot Makassar Bakal Siapkan Sistem Pemadaman Api di Pasar Tradisional

Pendapat Asli Daerah (PAD) dari pasar juga sangat tipis. Hanya memungut retribusi yang jumlahnya tak signifikan.

“Lebih parahnya lagi, kalau mau habis diperpanjang lagi kontraknya. Pasar Sentral dengan alasan terbakar. Jadi memang disuruhki menonton terus,” bebernya.

Ichsan menargetkan, tahun ini semua pasar yang telah dipihak-ketigakan kembali ke tangan Perumda Pasar. Ia sendiri mengaku telah berkoordinasi dengan kejaksaan.

Baca Juga : Tiga Pasar Tradisional di Makassar Bakal Berbenah

“Saya sudah menyurat ke kejaksaan untuk meminta pendapat untuk menelusuri semua ini persoalan kerja sama. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada yang bisa kita lakukan,” jelas dia.

(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...